*Gerak Cepat Cek Titik Hotspot di Desa Bamban, Polsek Benua Lima Pastikan Api Telah Padam*

TAMIANG LAYANG – Polsek Benua Lima Polres Barito Timur melaksanakan pengecekan langsung atau groundcheck terhadap titik panas (hotspot) yang terdeteksi melalui data satelit NASA pada aplikasi Sipongi+, Selasa (3/11/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus mengantisipasi potensi meluasnya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Pengecekan dilaksanakan sekitar pukul 10.00 WIB di Desa Bamban, Kecamatan Benua Lima, Kabupaten Barito Timur. Lokasi tersebut berjarak kurang lebih 12 kilometer dari Mako Polsek Benua Lima dengan waktu tempuh sekitar 20 menit.

Dalam kegiatan tersebut, satu personel Polsek Benua Lima bersama lima anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) turun langsung ke lokasi menggunakan lima unit kendaraan roda dua. Petugas melakukan pemeriksaan pada satu titik hotspot yang berada di koordinat longitude -2.15905 dan latitude 115.27716.

Berdasarkan hasil pengecekan, titik kebakaran berada di lahan milik warga bernama Pangguh, yang beralamat di Kelurahan Taniran, Kecamatan Benua Lima, Kabupaten Barito Timur. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 0,5 hektare, meliputi area ladang dan persawahan, pepohonan, serta semak belukar.

Dari hasil pemantauan langsung, petugas memastikan tidak ditemukan api yang masih menyala di lokasi tersebut atau kondisi kebakaran telah padam.

Kapolsek Benua Lima IPDA Ichvan Herianto, S.H., M.M. menyampaikan bahwa kegiatan groundcheck merupakan langkah penting untuk memastikan informasi hotspot berdasarkan pemantauan satelit sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan. Respons cepat ini juga menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam memantau potensi Karhutla dan mencegah kebakaran meluas.

Kapolsek mengimbau masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di kawasan ladang, persawahan, dan area yang memiliki vegetasi kering. Apabila menemukan api atau kepulan asap, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada petugas kepolisian maupun aparat setempat agar dapat ditindaklanjuti.

Melalui kegiatan ini, Polsek Benua Lima bersama MPA terus memperkuat sinergi dalam pemantauan dan pencegahan Karhutla di wilayah Kecamatan Benua Lima. Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga lingkungan serta mengurangi risiko kebakaran hutan dan lahan. (Joe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *