**BARITO TIMUR** – Upaya membangun kesadaran dan peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan terus dilakukan oleh Satgas Edukasi Polda Kalimantan Tengah. Bertempat di Balai Desa Siong RT 01/RW 01, Kecamatan Paju Epat, Kabupaten Barito Timur, Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, digelar sosialisasi dan diskusi mengenai **pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).**
Kegiatan menghadirkan mahasiswa S2 STIK Lemdiklat Polri sebagai narasumber, yakni **Trio Hendra S., S.Tr.K., M.H., Muhammad Ilham Tawakkal, S.Tr.K., M.H., Alfan Nisfu R., S.Tr.K., M.H., serta Rangga Nurrizaldy, S.Tr.K., M.Si.**
Diskusi berlangsung secara interaktif dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat Desa Siong. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BPD Siong, Sekretaris Desa Siong, PPL Pertanian Kecamatan Paju Epat, Ketua RW 01 dan RW 02, para Ketua RT 01 sampai dengan RT 06, Mantir Adat, Penghulu Adat, anggota Linmas, anggota Karang Taruna serta perangkat Desa Siong.
Dalam diskusi, para peserta diajak membahas pentingnya membangun kesadaran bersama dalam melindungi lingkungan dari ancaman Karhutla. Masyarakat diberikan pemahaman mengenai dampak kebakaran hutan dan lahan terhadap lingkungan, kualitas udara, kesehatan masyarakat serta aktivitas sosial dan ekonomi warga.
Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri juga mendorong masyarakat agar tidak hanya berperan ketika terjadi kebakaran, tetapi turut mengambil langkah pencegahan sejak dini. Kesadaran masyarakat dalam menjaga lahan, meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan potensi kebakaran dinilai menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan Karhutla.
Keterlibatan perangkat desa, tokoh adat, ketua RT dan RW, Linmas, Karang Taruna serta unsur masyarakat lainnya menjadi kekuatan penting dalam membangun sistem perlindungan lingkungan berbasis masyarakat. Melalui koordinasi dan komunikasi yang baik, informasi mengenai potensi Karhutla diharapkan dapat lebih cepat diterima dan ditindaklanjuti.
Personel Polri yang turut mendampingi kegiatan yakni **Iptu Budiyana, Aipda Yohanes, Aipda Baihaqiawan selaku Bhabinkamtibmas Desa Siong, dan Bripda Eko Ersano**.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Polri, mahasiswa STIK Lemdiklat Polri, pemerintah desa dan masyarakat dalam menghadapi ancaman Karhutla. Edukasi dan diskusi diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran bahwa **menjaga lingkungan dan mencegah Karhutla merupakan tanggung jawab bersama.**
Selama kegiatan berlangsung, situasi **aman, lancar dan kondusif**.(Joe)








