Kotim – Guna mengantisipasi isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan mencegah potensi penyalahgunaan, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Cempaga Hulu menggelar patroli pengawasan dan penertiban di SPBU 64.743.05 PT Hasrat Teguh Empat Saudara, Desa Pelantaran, Minggu (7/6) pagi.
Patroli yang didasari oleh Surat Perintah Kapolres Kotawaringin Timur ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Cempaga Hulu, Iptu Edi Hariyanto, S.H., M.H., dengan didampingi Kanit Samapta Ipda Ferry Aryadi Berlin Djunait beserta sejumlah personel gabungan Polsek Cempaga Hulu.
Kehadiran korps baju cokelat ini bertujuan untuk melakukan peninjauan langsung terkait ketersediaan stok BBM, mengurai antrean kendaraan agar tetap tertib, sekaligus menyerap informasi dari masyarakat terkait isu penyesuaian harga BBM yang sempat beredar.
Berdasarkan hasil pengecekan aktual di lapangan, Iptu Edi Hariyanto memastikan ketersediaan BBM di wilayah Cempaga Hulu terpantau sangat aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Tercatat, stok Pertalite berada di angka 14.209 liter, Pertamax sebanyak 12.059 liter, Bio Solar mencapai 19.538 liter, dan Dexlite sebanyak 9.100 liter. Sementara itu, untuk harga jual di SPBU dipastikan tetap stabil, yakni Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp12.600, Bio Solar Rp6.800, dan Dexlite Rp23.500 per liter.
“Masyarakat tidak perlu khawatir karena stok BBM di SPBU Pelantaran dalam kondisi normal dan mencukupi. Kami juga menegaskan kepada warga bahwa harga BBM saat ini tetap stabil, sehingga tidak perlu panik dan melakukan pembelian berlebihan,” tegas Iptu Edi.
Selain memantau SPBU, personel kepolisian juga melakukan pendataan harga eceran di tingkat warung-warung sekitar Desa Pelantaran guna memastikan tidak ada pihak yang mengambil keuntungan secara tidak wajar. Seluruh rangkaian kegiatan penertiban dan pemantauan tersebut berjalan dengan tertib, aman, dan kondusif.








