BALAI RIAM – Merespons perubahan cuaca yang mulai mengering, jajaran Polsek Balai Riam memfokuskan sebagian giat patroli paginya untuk upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Patroli dialogis ini menyasar kelompok tani dan warga yang sedang berada di ladang, bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai sanksi hukum dan bahaya dari metode pembersihan lahan dengan cara dibakar, Selasa (12/05/2026) Pagi.
Aparat kepolisian menggunakan sepeda motor dinas untuk menyusuri wilayah pinggiran desa. Tujuan pelaksanaan patroli KRYD yaitu untuk memelihara situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Wilkum Polsek Balai Riam. Dengan langkah mitigasi yang kuat dari aparat kepolisian, diharapkan potensi bencana ekologi yang kerap menyelimuti wilayah Kalimantan dapat ditekan semaksimal mungkin sejak dini.
Kapolres Sukamara AKBP Abdian Berkat Ndraha, S.I.K., S.H., M.H. melalui Kapolsek Balai Riam IPTU Panangaran Rambe, S.H. menegaskan komitmen jajarannya dengan melakukan sosialisasi kamtibmas di Pasar dan Pertokoan, Objek Vital Bank dan Tempat Berkumpulnya masyarakat, Pemukiman Masyarakat di Wilkum Kec.Balai Riam, serta mengimbau Masyarakat agar dapat menjaga keamanan sekitar, agar dapat menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Saat bertemu para peladang, petugas mengingatkan bahwa pada saat musim kemarau agar antisipasi tentang KARHUTLA baik di pemukiman penduduk maupun di lahan perkebunan masyarakat. Pada kesempatan yang sama, polisi memberikan himbauan agar selalu berhati-hati terhadap Kenderaan Bermotor saat parkir agar kunci selalu dicabut saat memarkirkan, disampaikan secara humanis dan sopan kepada masyarakat.
Secara keseluruhan, situasi lingkungan dan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Balai Riam terpantau aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya titik api maupun aktivitas pembakaran lahan oleh warga setempat. Polsek Balai Riam berkomitmen untuk terus meningkatkan frekuensi patroli edukasi Karhutla demi menjaga kualitas hidup dan kesehatan masyarakat Kabupaten Sukamara secara berkelanjutan. (HMS)






