*TAMIANG LAYANG** – Dalam rangka mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Satuan Samapta Polres Barito Timur, Polda Kalimantan Tengah, terus meningkatkan kegiatan patroli dan pemantauan lingkungan di sejumlah wilayah yang berpotensi terjadi kebakaran. Upaya preventif tersebut dilaksanakan melalui Patroli Samapta dengan menyasar kawasan hutan, lahan perkebunan masyarakat serta sumber air yang dapat dimanfaatkan untuk penanganan Karhutla.
Kegiatan berlangsung pada Sabtu (7/11/2026), pukul 13.00 hingga 15.00 WIB, dengan melibatkan personel Aipda Supadianto, Bripda Deny, dan Bripda Yeri kho P. menggunakan satu unit kendaraan patroli R4 Isuzu D-Max Nomor Polisi 1032-35.
Adapun lokasi patroli meliputi kawasan hutan dan lahan di Desa Balawa, Kecamatan Paju Epat, Kabupaten Barito Timur, serta kawasan embung air di Jalan Haringen Padat Karya, Kelurahan Tamiang Layang, Kecamatan Dusun Timur.
Dalam pelaksanaannya, personel melakukan observasi dan pemantauan lingkungan untuk memastikan tidak terdapat titik api pada kawasan hutan maupun lahan milik masyarakat. Petugas juga memberikan imbauan kepada warga agar tidak melakukan pembakaran saat membuka atau membersihkan lahan perkebunan karena berpotensi memicu kebakaran yang dapat meluas dan membahayakan lingkungan.
Selain itu, personel melakukan sosialisasi nomor Call Center Layanan Darurat Kepolisian 110 kepada masyarakat sebagai sarana pelaporan apabila menemukan kejadian kebakaran maupun gangguan kamtibmas yang membutuhkan kehadiran petugas kepolisian.
Tidak hanya memantau kawasan hutan dan lahan, personel juga melakukan pengecekan kondisi embung air di Jalan Haringen Padat Karya, khususnya untuk mengetahui ketinggian debit serta memastikan ketersediaan sumber air yang dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendukung pemadaman apabila terjadi Karhutla.
Dari hasil kegiatan patroli, kondisi kawasan hutan dan lahan di Desa Balawa serta lingkungan embung air di Kelurahan Tamiang Layang terpantau dalam keadaan aman, kondusif, dan terkendali.
**Kasat Samapta Polres Barito Timur, AKP Kuslan, S.H., M.M.,** menyampaikan bahwa patroli pencegahan Karhutla merupakan langkah antisipatif yang terus dilakukan untuk mendeteksi potensi kebakaran sejak dini sekaligus memastikan kesiapan sumber daya pendukung penanganan kebakaran.
“Upaya pencegahan Karhutla harus dilakukan secara bersama-sama. Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Personel juga melakukan pemantauan sumber air sebagai langkah kesiapsiagaan apabila sewaktu-waktu diperlukan untuk membantu proses pemadaman,” ungkap AKP Kuslan.
Ia juga mengajak masyarakat agar berperan aktif menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran melalui Call Center Polri 110 sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas.
Melalui kegiatan ini, Satsamapta Polres Barito Timur menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan langkah preventif, meningkatkan kesiapsiagaan, serta membangun kepedulian masyarakat dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah hukum Polres Barito Timur.(Joe)






