Cegah Karhutla Sejak Dini, Polsek Pematang Karau Gencarkan Sosialisasi Stop Membakar Hutan dan Lahan

Barito Timur – Sebagai upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta meminimalisir dampak kabut asap dan pencemaran lingkungan, personel Polsek Pematang Karau Polres Barito Timur Polda Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan Sosialisasi Stop Membakar Hutan dan Lahan kepada masyarakat, Minggu (18/01/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Bambulung, Kecamatan Pematang Karau, Kabupaten Barito Timur, dengan melibatkan masyarakat setempat sebagai peserta sosialisasi. Dalam kegiatan ini, personel Polsek Pematang Karau secara langsung memberikan imbauan kepada warga agar tidak melakukan pembukaan lahan maupun hutan dengan cara membakar, karena dapat menimbulkan kerusakan lingkungan, gangguan kesehatan, serta berpotensi menimbulkan sanksi hukum pidana.

Selain penyampaian imbauan secara lisan, kegiatan juga diisi dengan pembentangan spanduk Stop Pembakaran Hutan dan Lahan yang memuat pesan larangan serta ancaman sanksi pidana bagi siapa pun yang dengan sengaja membuka lahan atau hutan melalui pembakaran. Kegiatan tersebut diakhiri dengan foto bersama sebagai bentuk komitmen bersama antara Polri dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Kapolsek Pematang Karau, IPDA Rikardo Hutahaean, S.H., dalam keterangannya menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya karhutla.

“Kami terus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan tidak membuka lahan menggunakan cara membakar. Selain berdampak buruk bagi kesehatan dan lingkungan, perbuatan tersebut juga memiliki konsekuensi hukum. Diharapkan dengan sosialisasi ini, kesadaran dan kepatuhan masyarakat semakin meningkat,” ujar IPDA Rikardo Hutahaean.

Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Kecamatan Pematang Karau memahami bahaya yang ditimbulkan akibat kebakaran hutan dan lahan serta berkomitmen untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau kondusif dan terkendali.(Joe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *