*Bhabinkamtibmas Bersama Relawan dan MPA Pastikan Api Padam Total Saat Ground Check Hotspot di Desa Tampu Langit*

*Barito Timur** – Bhabinkamtibmas bersama relawan, Masyarakat Peduli Api (MPA), warga, dan karyawan perusahaan melakukan pengecekan lapangan (*ground check*) untuk memastikan titik panas (*hotspot*) di Desa Tampu Langit, Kecamatan Paju Epat, Kabupaten Barito Timur, benar-benar padam, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut merupakan tindak lanjut atas informasi titik panas berdasarkan data satelit NASA-NSSP yang terdeteksi di wilayah Desa Tampu Langit RT 03 dan RT 04 RW 01.

Dalam pelaksanaan *ground check*, tim gabungan terdiri dari tiga personel Polri, termasuk satu personel Bhabinkamtibmas, sepuluh warga setempat, serta tiga karyawan PT ISA. Tim juga didukung sarana berupa satu unit mesin pompa air (*alkon*) untuk membantu proses pendinginan di lokasi.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, terdapat tiga titik hotspot yang berada pada koordinat:

* Latitude **-2.10204** dan Longitude **114.96924**;
* Latitude **-2.10188** dan Longitude **114.96644**;
* Latitude **-2.102255** dan Longitude **114.97073**.

Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar tiga hektare, dengan masing-masing titik hotspot memiliki luas sekitar satu hektare. Area yang terbakar didominasi semak belukar, daun kering, dan rerumputan (*kumpai*) kering di atas lahan gambut.

Proses penanganan di lapangan cukup menantang karena lokasi kebakaran berada di kawasan yang hanya dapat diakses dengan menyeberangi sungai. Meski demikian, Bhabinkamtibmas bersama relawan dan MPA tetap melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Kapolsek Dusun Timur, **IPDA Sulkhan Sururi, S.E.**, mengatakan bahwa sinergi antara aparat kepolisian, masyarakat, relawan, dan pihak perusahaan sangat penting dalam upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.

*”Kami bersama Bhabinkamtibmas, relawan, MPA, dan masyarakat turun langsung ke lokasi untuk memastikan api benar-benar padam. Mengingat kondisi lahan gambut yang rawan menyimpan bara api, pengecekan dan pemantauan akan terus dilakukan guna mencegah kebakaran kembali terjadi,”* ujar IPDA Sulkhan Sururi.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama pada puncak musim kemarau, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
Selama kegiatan *ground check* berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif.(Joe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *