*PATANGKEP TUTUI** – Personel Polsek Patangkep Tutui, Polres Barito Timur, terus mengintensifkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui kegiatan sosialisasi kepada masyarakat di wilayah hukumnya.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 11.35 WIB di Desa Bentot, Kecamatan Patangkep Tutui, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Patangkep Tutui **Bripda Dede Randi** menyampaikan himbauan dan larangan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan baru dengan cara membakar. Sosialisasi dilakukan sebagai langkah pencegahan dini guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap dampak dan bahaya yang dapat ditimbulkan akibat kebakaran hutan dan lahan.
Selain memberikan himbauan secara langsung, personel juga membentangkan spanduk bertuliskan larangan membakar hutan dan lahan sebagai media edukasi serta pengingat bagi masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya Karhutla.
Kapolsek Patangkep Tutui **Ipda Bambang Wahyudi, S.H.** mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi dan himbauan kepada masyarakat akan terus dilakukan secara berkelanjutan, terutama sebagai upaya preventif dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Patangkep Tutui.
“Personel kami terus turun ke lapangan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Pencegahan Karhutla membutuhkan kesadaran dan peran aktif seluruh masyarakat,” ujar Kapolsek.
Menurutnya, masyarakat perlu memahami bahwa kebakaran hutan dan lahan dapat menimbulkan berbagai dampak, baik terhadap lingkungan, kesehatan maupun aktivitas masyarakat.
“Melalui kegiatan sosialisasi ini, kami berharap masyarakat semakin memahami dampak yang ditimbulkan akibat pembakaran hutan dan lahan serta bersama-sama menjaga wilayah Patangkep Tutui agar tetap aman dan terhindar dari Karhutla,” pungkas Ipda Bambang Wahyudi.
Dari hasil kegiatan, masyarakat Desa Bentot dapat memahami dampak yang ditimbulkan dari pembakaran hutan dan lahan serta pentingnya melakukan pencegahan sejak dini. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. **(Joe))**


