PONTIANAK, sinarraya.co.id Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar) kembali menorehkan prestasi di industri perbankan nasional dengan meraih The Finance Award 2026. Bank Kalbar memperoleh predikat Sangat Bagus dengan nilai 91,85 pada kategori bank dengan aset Rp25 triliun hingga kurang dari Rp50 triliun.
Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian The Finance Executive Forum & Penganugerahan Top 20 Financial Institution Awards 2026 yang berlangsung di Hotel Shangri-La, Jakarta, Kamis (22/10/2026). Penghargaan diterima Kepala Divisi Treasury Bank Kalbar, Sudirman, yang mewakili manajemen perusahaan.
Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, menyampaikan bahwa pencapaian tersebut merupakan kebanggaan bagi seluruh insan Bank Kalbar sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan daya saing perusahaan.
Menurut Rokidi, penghargaan itu bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan dorongan untuk memperkuat kepercayaan masyarakat dan meningkatkan kualitas kinerja secara berkelanjutan.
“Penghargaan ini bukanlah garis finis untuk berpuas diri, melainkan pijakan untuk melompat lebih tinggi. Predikat sangat bagus dengan nilai 91,85 menjadi kebanggaan sekaligus pengingat bahwa kepercayaan harus terus dijaga dan kinerja harus terus ditingkatkan,” ujarnya di Pontianak, Sabtu.
Ia menegaskan, Bank Kalbar berkomitmen memperkuat fundamental bisnis, meningkatkan kualitas pelayanan, mengembangkan inovasi digital, serta memperluas kontribusi terhadap pembangunan daerah.
Rokidi mengatakan, peran Bank Kalbar tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga mendukung aktivitas perekonomian masyarakat melalui fungsi intermediasi perbankan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan pembiayaan bagi dunia usaha, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta penguatan ekosistem ekonomi daerah.
Sebagai bank milik pemerintah daerah, Bank Kalbar juga berupaya menghubungkan kebutuhan masyarakat, aktivitas usaha, dan agenda pembangunan melalui layanan keuangan yang semakin mudah diakses serta sesuai dengan kebutuhan nasabah.
Rokidi berharap Bank Kalbar semakin diperhitungkan dalam persaingan industri perbankan nasional tanpa meninggalkan perannya sebagai penggerak ekonomi Kalimantan Barat.
“Bagi kami, setiap pencapaian adalah amanah untuk memberikan yang lebih baik bagi masyarakat dan daerah. Bank Kalbar akan terus mendorong transformasi layanan dan penguatan bisnis agar dapat tumbuh berkelanjutan serta meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian Kalbar,” katanya.
Penghargaan ini menjadi momentum bagi Bank Kalbar untuk terus menjaga kepercayaan publik, meningkatkan kualitas layanan, dan memperkuat kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat.(*/zainul irwansyah)


