Apel Gabungan Tanggap Darurat Karhutla Ke-II Digelar di Kecamatan Kapuas Timur, Perkuat Sinergitas dan Kesiapsiagaan

KAPUAS – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Polsek Kapuas Timur bersama unsur TNI, pemerintah kecamatan, Masyarakat Peduli Api (MPA), Tim Emergensi dan relawan melaksanakan Apel Gabungan Tanggap Darurat Karhutla Ke-II Kecamatan Kapuas Timur, Jumat (2/10/2026).
‎
‎Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 09.45 WIB tersebut dilaksanakan di halaman Kantor Kecamatan Kapuas Timur, Jalan Trans Kalimantan Km. 9, Kecamatan Kapuas Timur, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.
‎
‎Apel gabungan tersebut diikuti sebanyak 41 personel yang terdiri dari 6 personel TNI, 3 personel Polri, 19 orang relawan dan 13 orang Masyarakat Peduli Api (MPA).
‎
‎Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolsek Kapuas Timur Iptu Debiantho, S.H., M.H., bersama Camat Kapuas Timur, Danton Brimob dan Sekcam Kapuas Timur.
‎
‎Dalam pelaksanaan apel, dilakukan pengecekan kesiapan personel dan sarana pendukung dari masing-masing unsur yang terlibat dalam penanganan tanggap darurat Karhutla. Seluruh peserta juga diberikan arahan mengenai pentingnya meningkatkan kewaspadaan, kesiapan serta koordinasi dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan.
‎
‎Kapolsek Kapuas Timur Iptu Debiantho menyampaikan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan sinergitas dan kerja sama seluruh pihak, sehingga setiap potensi titik api dapat segera diketahui dan ditangani secara cepat serta terpadu.
‎
‎“Sinergitas antarunsur sangat diperlukan dalam menghadapi potensi Karhutla. Setiap personel diharapkan memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing serta terus meningkatkan komunikasi dan koordinasi di lapangan,” ujar Kapolsek.
‎
‎Melalui apel gabungan ini, seluruh unsur yang terlibat menyatakan kesiapan dalam melaksanakan pemantauan, pencegahan serta penanganan Karhutla di wilayah Kecamatan Kapuas Timur.
‎
‎Selain meningkatkan kesiapan personel, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat komunikasi lintas sektor antara TNI-Polri, pemerintah kecamatan, MPA, Tim Emergensi dan para relawan. Dengan koordinasi yang baik, diharapkan setiap kejadian Karhutla dapat direspons secara cepat sehingga dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan dapat diminimalisir.
‎
‎Kapolsek Kapuas Timur menegaskan bahwa kesiapsiagaan dan sinergitas seluruh unsur merupakan bagian penting dalam menciptakan wilayah yang aman dan kondusif, khususnya dalam menghadapi ancaman Karhutla.
‎
‎Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib dan kondusif serta seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *