Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, meningkatkan kewaspadaan masyarakat, sekaligus mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan warga yang menjalankan aktivitas usaha sehari-hari.
Dalam kesempatan tersebut, personel patroli berdialog langsung dengan para pedagang kaki lima. Petugas mengimbau agar pedagang tetap waspada terhadap potensi tindak kriminalitas, menjaga ketertiban di lingkungan tempat berjualan, serta memperhatikan keamanan barang dagangan dan perlengkapan usaha.
Selain memberikan edukasi kamtibmas, personel juga menyosialisasikan Call Center Polri 110, layanan darurat kepolisian yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan gangguan keamanan, tindak kriminalitas, maupun kejadian lain yang membutuhkan bantuan kepolisian.
Kasat Samapta Polres Barito Timur, AKP Kuslan, S.H., M.M., menyampaikan bahwa pendekatan dialogis menjadi salah satu cara Polri untuk membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat sekaligus meningkatkan partisipasi warga dalam menjaga keamanan lingkungan.
“Melalui patroli dialogis ini, kami ingin mengajak masyarakat, termasuk para pedagang kaki lima, agar bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Kami juga mengingatkan agar masyarakat tidak ragu memanfaatkan layanan Call Center 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan adanya gangguan keamanan,” ujar AKP Kuslan.
Ia menambahkan, kepedulian dan kewaspadaan masyarakat sangat penting dalam mencegah terjadinya tindak kriminalitas. Dengan komunikasi yang baik dan pelaporan yang cepat, potensi gangguan keamanan diharapkan dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas.
Melalui kegiatan patroli humanis ini, Sat Samapta Polres Barito Timur berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan edukasi keamanan, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian demi terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh warga. (Joe)










