KUALA KAPUAS – Kapolres Kapuas AKBP Rina Perwitasari, S.H., S.I.K., M.H., CPHR., CBA., menghadiri kegiatan Festival Seni Qasidah (FSQ) XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang diselenggarakan di Kabupaten Kapuas, Kamis (15/10/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Istri Gubernur Kalimantan Tengah, Ibu Aisyah Thisia Agustiar Sabran, serta sejumlah tamu undangan dan masyarakat yang antusias mengikuti festival seni bernuansa religi tersebut.
Mengusung tema “Harmoni Seni Budaya dalam Bingkai Rumah Betang: Merawat, Menguatkan Persatuan, dan Melestarikan Budaya”, FSQ XII menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat kerukunan, sekaligus melestarikan seni dan budaya Islami sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa.
Kehadiran Kapolres Kapuas dalam kegiatan ini juga menjadi wujud dukungan Polri terhadap kegiatan keagamaan dan kebudayaan yang mampu menyatukan masyarakat dalam suasana penuh kebersamaan, kedamaian, dan toleransi.
Di sela-sela kegiatan, Kapolres Kapuas turut melaksanakan dialog dan tatap muka dengan masyarakat. Melalui pendekatan yang humanis, Kapolres menyampaikan imbauan agar masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sehingga situasi di Kabupaten Kapuas tetap aman, damai, dan kondusif.
Selain itu, Kapolres juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di tengah kondisi rawan kebakaran. Masyarakat diimbau agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api atau indikasi terjadinya kebakaran.
Kapolres Kapuas AKBP Rina Perwitasari menyampaikan bahwa festival seni keagamaan seperti FSQ tidak hanya menjadi wadah untuk menampilkan kreativitas dan melestarikan budaya, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan dan membangun kebersamaan di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap semangat persatuan, kerukunan, dan kebersamaan semakin kuat. Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk menjalin kedekatan dengan masyarakat. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kamtibmas agar tetap kondusif serta berperan aktif dalam mencegah karhutla demi keselamatan dan kelestarian lingkungan,” ujar Kapolres.
Kapolres menegaskan bahwa keamanan dan kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, sinergi antara Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh warga sangat diperlukan agar Kabupaten Kapuas senantiasa menjadi daerah yang aman, harmonis, dan nyaman bagi semua.
Melalui kehadiran dalam FSQ XII ini, Polres Kapuas berharap nilai-nilai keagamaan, seni, dan budaya dapat terus menjadi perekat persatuan sekaligus mendorong tumbuhnya kepedulian masyarakat terhadap keamanan dan lingkungan.












