KOLAKA UTARA – sinarraya.co.id Firman’s Group, perusahaan asal Kalimantan Barat, melirik peluang investasi di sektor perkebunan dan agroindustri kakao serta kelapa di Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara. Salah satu rencana yang dijajaki adalah pembangunan pabrik pengolahan kakao dengan nilai investasi awal sekitar Rp75 miliar.
Rencana investasi tersebut mendapat sambutan positif dari Bupati Kolaka Utara Nur Rahman Umar saat bertemu dengan CEO Firman’s Group Hendra Firmansyah, yang turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kolaka Utara Muhammad Idrus, akhir pekan lalu.
Pertemuan itu membahas potensi pengembangan industri pengolahan kakao dan kelapa sebagai upaya meningkatkan nilai tambah komoditas perkebunan, memperluas kesempatan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui investasi sektor agroindustri.
Rencana investasi Firman’s Group membuka peluang pengembangan sektor agroindustri di Kolaka Utara, khususnya melalui pengolahan kakao menjadi produk bernilai tambah. Di sisi lain, revitalisasi perkebunan menjadi faktor penting untuk memastikan kebutuhan bahan baku industri dapat terpenuhi secara berkelanjutan.
Sinergi antara pemerintah daerah, investor, petani, dan pemangku kepentingan lainnya dibutuhkan agar pengembangan perkebunan dan industri pengolahan dapat berjalan searah.
Jika rencana tersebut terealisasi sesuai tahapan dan didukung ketersediaan bahan baku, investasi ini berpotensi memperluas lapangan kerja, meningkatkan nilai ekonomi hasil perkebunan, serta memperkuat posisi Kolaka Utara sebagai salah satu daerah pengembangan kakao di Sulawesi Tenggara.(*/zir)


