*Kolaborasi Polisi dan Relawan Cegah Api Menjalar, Karhutla di Desa Dayu Berhasil Dipadamkan**

TAMIANG LAYANG – Gerak cepat personel gabungan bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) dan warga berhasil menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Desa Dayu, Kecamatan Karusen Janang, Kabupaten Barito Timur, Rabu (7/10/2026).

Penanganan dilakukan setelah adanya laporan masyarakat terkait munculnya titik api di sekitar kawasan hutan yang berada di sekitar objek wisata Danau Desa Dayu. Tim gabungan bergerak ke lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus memastikan kondisi dan potensi penjalaran api ke area lainnya.

Kegiatan penanggulangan berlangsung mulai pukul 16.00 WIB hingga 23.00 WIB dengan melibatkan unsur Kecamatan sebanyak tiga orang, tiga personel Polri, satu personel TNI, enam personel Pemadam Kebakaran, lima anggota MPA serta satu orang masyarakat.

Setibanya di lokasi, personel gabungan langsung melakukan upaya pemadaman dan pendinginan pada titik-titik yang terbakar. Sinergi antara aparat, petugas pemadam, relawan MPA dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mengendalikan api agar tidak meluas dan menjalar ke area lainnya.

Dari hasil pengecekan di lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai kurang lebih 0,7 hektare. Setelah dilakukan pemadaman dan pendinginan secara bersama-sama, api berhasil dipadamkan dan situasi di lokasi dapat dikendalikan.

Kapolsek Dusun Tengah Polres Barito Timur IPTU Stefanus Rantealo, S.H., M.M. mengatakan, penanganan Karhutla membutuhkan respons cepat serta kerja sama seluruh unsur, termasuk masyarakat dan MPA yang berada di sekitar lokasi.

“Setiap laporan terkait titik api harus segera ditindaklanjuti agar api tidak semakin meluas. Kami bersama unsur terkait dan masyarakat terus memperkuat koordinasi dalam penanganan maupun pencegahan Karhutla,” ujar IPTU Stefanus.

Selain melakukan pemadaman, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila kembali menemukan titik api atau potensi Karhutla.

Sebagai tindak lanjut, tim akan melakukan pemantauan dan pengecekan ulang di lokasi guna memastikan tidak terdapat bara api yang berpotensi memicu kebakaran kembali. Koordinasi dengan unsur terkait dan MPA juga akan terus ditingkatkan sebagai langkah pencegahan Karhutla di wilayah Desa Dayu.

Kapolsek menegaskan bahwa sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, petugas pemadam, MPA dan masyarakat merupakan kekuatan penting dalam menjaga lingkungan dari ancaman Karhutla.

“Pencegahan tidak hanya menjadi tugas aparat, tetapi membutuhkan kepedulian bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar serta bersama-sama menjaga lingkungan agar terhindar dari Karhutla,” pungkasnya.

Dengan berhasilnya pemadaman tersebut, kondisi di lokasi kebakaran Desa Dayu hingga akhir kegiatan terpantau aman dan terkendali. (Joe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *