*TAMIANG LAYANG** – Kepedulian terhadap pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus ditanamkan Polres Barito Timur kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk kalangan anak muda. Piket Pawas bersama anggota saat melaksanakan patroli menyempatkan diri berdialog dan memberikan imbauan humanis kepada sejumlah anak muda agar tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan, Sabtu malam (3/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, personel mengingatkan bahwa membakar sampah tanpa memperhatikan kondisi lingkungan dapat menimbulkan risiko api merambat, terutama pada kondisi lingkungan yang kering. Karena itu, masyarakat diimbau mengelola sampah dengan cara yang lebih aman dan tidak melakukan pembakaran di lokasi yang berpotensi menyebabkan kebakaran.
Piket Pawas Polres Barito Timur **IPDA Sukisno Hendika** mengatakan, edukasi kepada generasi muda merupakan bagian penting dalam membangun kesadaran bersama untuk mencegah Karhutla.
“Kami mengajak anak-anak muda untuk menjadi bagian dari upaya pencegahan Karhutla. Jangan membakar sampah sembarangan, karena api yang awalnya kecil dapat berpotensi menimbulkan kebakaran apabila tidak diawasi dan kondisi lingkungan mendukung,” ujarnya.
Selain memberikan imbauan, personel juga menyosialisasikan **Maklumat Kapolda Kalimantan Tengah** mengenai larangan dan sanksi terhadap pembakaran hutan dan lahan. Masyarakat diminta memahami bahwa pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tugas aparat, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.
Personel juga mengingatkan masyarakat agar segera menghubungi **Call Center Kepolisian 110** apabila melihat atau mengetahui adanya titik api maupun kejadian kebakaran yang membutuhkan penanganan.
Melalui pendekatan dialogis tersebut, Polres Barito Timur berharap pesan pencegahan Karhutla dapat diterima dan diterapkan, khususnya oleh generasi muda, sehingga bersama-sama dapat menjaga lingkungan tetap aman serta mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Barito Timur. (Joe)












