*Laporan Titik Api di Tampa Ditindaklanjuti Cepat, Polsek Dusun Tengah Bersama Damkar Lakukan Pemadaman*

Paku – Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya titik api, personel Polsubsektor Paku bersama Polsek Dusun Tengah Polres Barito Timur bergerak cepat menuju lokasi kebakaran di Jalan menuju Bendungan Desa Tampa, Kecamatan Paku, Kabupaten Barito Timur, Selasa (15/9/2026).

Kegiatan groundcheck dan penanganan titik api dilaksanakan mulai pukul 10.00 WIB hingga 17.00 WIB. Kapolsubsektor Paku memimpin personel Polsubsektor Paku dan Polsek Dusun Tengah bersama Damkar Kecamatan Paku serta masyarakat untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus melakukan upaya pemadaman.

Setelah menerima informasi, tim segera mendatangi lokasi yang berjarak sekitar 4 kilometer dari Polsubsektor Paku, dengan waktu tempuh kurang lebih 10 menit melalui jalur darat. Setibanya di lokasi, petugas menemukan satu titik api yang masih menyala.

Tim gabungan langsung melakukan pemadaman pada sejumlah bagian yang masih terbakar serta melaksanakan pendinginan menggunakan peralatan Damkar Kecamatan Paku. Berdasarkan hasil pengecekan, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai ±2 hektare, berupa hutan semak belukar. Hingga kegiatan berlangsung, pemilik lahan tersebut belum diketahui.

Penanganan melibatkan 6 personel Polri, 6 personel Damkar Kecamatan Paku, dan 10 warga masyarakat, dengan dukungan sarana berupa 10 unit R2, 1 unit R6, serta 2 unit alkon.

Kapolsek Dusun Tengah IPTU Stefanus Rantealo, S.H., M.M., menegaskan bahwa laporan masyarakat mengenai titik api harus segera ditindaklanjuti untuk mencegah kebakaran meluas.

“Setiap laporan mengenai titik api akan kami tindak lanjuti secepat mungkin. Begitu informasi diterima, personel langsung bergerak melakukan pengecekan dan penanganan. Api harus dipadamkan dan area harus dipastikan aman agar tidak kembali menyala,” tegas Kapolsek.

Menurutnya, kondisi lahan berupa semak belukar memiliki potensi api kembali muncul apabila tidak dilakukan pemantauan secara menyeluruh. Karena itu, setelah proses pemadaman dan pendinginan, personel melaksanakan patroli di sekitar area yang terbakar untuk mengantisipasi adanya bara maupun titik api yang kembali menyala.

“Kami tidak hanya berhenti setelah api terlihat padam. Pemantauan tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada api yang muncul kembali. Masyarakat juga kami minta segera melaporkan apabila menemukan titik api sekecil apa pun,” tambah IPTU Stefanus.

Polsek Dusun Tengah mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, khususnya pada kawasan hutan dan semak belukar.

Respons cepat terhadap laporan masyarakat tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Barito Timur dalam mencegah meluasnya kebakaran, melindungi lingkungan, serta menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat.

Selama kegiatan groundcheck, pemadaman, pendinginan, dan patroli berlangsung, situasi aman, tertib, dan kondusif.(Joe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *