Kuala Kurun – Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi, S.H., S.I.K., M.A., turun langsung ke lapangan mendampingi tim siaga kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menangani titik kebakaran di Jalan DI Panjaitan, dekat Tempat Pemakaman Umum (TPU), Kelurahan Tampang Tumbang Anjir, Kecamatan Kurun, Selasa (1/9/2026). Kebakaran yang menghanguskan lahan sekitar 2 hektare tersebut berhasil dipadamkan pada pukul 19.30 WIB.
Penanganan dimulai setelah titik hotspot terpantau sekitar pukul 18.20 WIB. Petugas Posko Karhutla terlebih dahulu melakukan koordinasi untuk memastikan posisi titik sebelum personel gabungan bergerak menuju lokasi. Sebanyak 26 personel dikerahkan dalam penanganan tersebut. Mereka terdiri dari 12 personel Polri, tujuh personel Manggala Agni, dan tujuh personel Pemadam Kebakaran.
Tim siaga Karhutla di lapangan dipimpin Kasat Samapta Polres Gunung Mas AKP A. Agung Gede Raka Sumiartha, didampingi Pamapta I Ipda Donni N. S., S.H., serta personel piket fungsi. Mereka bekerja bersama Manggala Agni dan Damkar melakukan pemadaman pada area yang terbakar.
Upaya penanganan didukung tiga unit kendaraan roda empat dan dua unit kendaraan roda enam. Sarana tersebut digunakan untuk menunjang mobilisasi personel serta proses pemadaman di lokasi.
Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi mengatakan, kehadirannya di lokasi merupakan bagian dari pemantauan langsung sekaligus dukungan kepada personel yang menjalankan tugas di lapangan.
“Personel gabungan sudah bekerja bersama melakukan pemadaman. Yang kami tekankan adalah koordinasi tetap dijaga, keselamatan personel menjadi prioritas, dan pastikan api benar-benar terkendali agar tidak kembali menyala,” ujar AKBP Arum Sari Puspita Dewi saat di konfirmasi PS Kasihumas Ipda Abner, S.Sos., Rabu (2/9/2026) pagi.
Menurut Kapolres, penanganan Karhutla membutuhkan keterlibatan berbagai unsur karena kondisi di lapangan dapat berkembang dengan cepat. Kolaborasi antara Polri, Manggala Agni, Damkar, serta unsur terkait diperlukan agar respons terhadap titik kebakaran dapat dilakukan secara terarah.
Kehadiran pimpinan di tengah personel juga menjadi bagian dari perhatian terhadap anggota yang melaksanakan tugas pada malam hari. Selain melihat perkembangan pemadaman, Kapolres memastikan koordinasi antarpetugas tetap berjalan selama proses penanganan.
Setelah dilakukan pemadaman selama lebih dari satu jam, titik api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 19.30 WIB. Berdasarkan data penanganan awal, luas lahan yang terbakar diperkirakan kurang lebih 2 hektare.
Kapolres mengingatkan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla dan segera menyampaikan informasi kepada petugas apabila menemukan titik api. Pelaporan sejak dini dapat membantu petugas melakukan pengecekan serta penanganan sebelum kebakaran berkembang lebih luas.
Penanganan Karhutla di Jalan DI Panjaitan tersebut menunjukkan pentingnya koordinasi antara kepolisian, Manggala Agni, Damkar, dan unsur terkait di lapangan. Sinergi dengan masyarakat diharapkan terus diperkuat agar pencegahan dan penanganan kebakaran dapat berlangsung lebih cepat, sekaligus meningkatkan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat Kabupaten Gunung Mas. (sp)












