**Barito Timur** — Bhabinkamtibmas terus meningkatkan patroli dan pemantauan terhadap lahan masyarakat yang berpotensi menjadi lokasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan dini sekaligus membangun kesadaran masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Senin , 17/8/2026
Dalam kegiatan patroli, Bhabinkamtibmas menyambangi sejumlah lahan milik warga yang dinilai rawan terhadap potensi kebakaran. Petugas melakukan pemantauan kondisi lingkungan sekaligus berdialog dengan masyarakat yang ditemui di sekitar lokasi.
Pada kesempatan tersebut, masyarakat diberikan imbauan agar tidak melakukan pembukaan maupun pembersihan lahan dengan menggunakan api. Warga juga diingatkan bahwa pembakaran lahan dapat menyebabkan api dengan mudah menyebar, menimbulkan kabut asap, mencemari udara serta mengancam lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Kapolsek menyampaikan bahwa patroli lapangan menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan Karhutla karena memungkinkan petugas mengetahui kondisi lahan sekaligus memberikan edukasi secara langsung kepada masyarakat.
“Pencegahan Karhutla harus dilakukan sejak dini. Bhabinkamtibmas kami dorong untuk aktif turun ke lapangan, memantau lahan warga dan menyampaikan imbauan agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar,” ujar Kapolsek.
Kapolsek juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
“Peran masyarakat sangat penting. Apabila melihat adanya titik api, segera sampaikan kepada petugas agar dapat dilakukan penanganan secepat mungkin dan api tidak meluas,” tambahnya.
Melalui patroli dan sambang tersebut, Kepolisian berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya Karhutla semakin meningkat sehingga potensi kebakaran hutan dan lahan dapat dicegah sejak dini.
Selama kegiatan berlangsung, situasi **aman, tertib dan kondusif**.(Joe)










