*Barito Timur** — Tim Patroli Presisi Polres Barito Timur menyambangi kawasan **MIN 1 Kabupaten Barito Timur** sebagai bagian dari kegiatan patroli dan pemantauan situasi Kamtibmas, Sabtu (15/8/2026). Kehadiran personel tidak hanya untuk memastikan keamanan lingkungan, tetapi juga memberikan edukasi serta menumbuhkan semangat kemerdekaan kepada para siswa dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut, personel melakukan pemantauan situasi di lingkungan sekolah sekaligus berdialog dengan para siswa. Petugas menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas dengan bahasa yang mudah dipahami, terutama mengenai pentingnya menjaga ketertiban, saling menghormati, tidak melakukan perundungan atau bullying, serta membangun pergaulan yang positif di lingkungan sekolah.
Momentum menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia juga dimanfaatkan personel untuk mengajak para siswa mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang positif. Para siswa diberikan motivasi agar memiliki semangat belajar, disiplin, saling menghargai, serta terus mengembangkan kemampuan untuk meraih cita-cita.
Tim Patroli Presisi turut mengingatkan siswa agar tidak mudah terpengaruh oleh tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Jika menemukan adanya persoalan keamanan atau tindakan yang mengarah pada kekerasan dan perundungan, siswa diimbau untuk segera menyampaikan kepada guru, orang tua, atau pihak kepolisian.
Kasat Samapta Polres Barito Timur **AKP Kuslan, S.H., M.M.**, mengatakan bahwa patroli di lingkungan pendidikan merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian sekaligus sarana membangun kedekatan dengan generasi muda.
> “Kami ingin kehadiran polisi tidak hanya dirasakan ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi juga melalui edukasi dan komunikasi dengan para siswa. Semangat Kemerdekaan harus diwujudkan dengan belajar sungguh-sungguh, menjaga kedisiplinan, menghormati sesama dan menjauhi segala bentuk kekerasan maupun bullying,” ujar AKP Kuslan.
Ia menambahkan, generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan masa depan daerah dan bangsa. Karena itu, lingkungan sekolah harus menjadi ruang yang aman, nyaman, dan mendukung siswa untuk belajar serta berkembang.
Kegiatan sambang dan edukasi tersebut mendapat respons positif dari para siswa. Kehadiran personel kepolisian sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara Polri dengan lingkungan pendidikan dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.
Selama kegiatan berlangsung, situasi **aman, tertib, dan kondusif**.(Joe)












