Barito Timur – Komitmen dalam mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali ditunjukkan jajaran Polsek Patangkep Tutui Polres Barito Timur dengan melaksanakan Ground Check Titik Hotspot (HS) sekaligus pemadaman api bersama TNI, relawan, perangkat desa, dan masyarakat di Desa Betang Nalong RT. 01, Kecamatan Patangkep Tutui, Kabupaten Barito Timur, Provinsi Kalimantan Tengah, pada Kamis, 06 Agustus 2026.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Patangkep Tutui IPDA Bambang Wahyudi, S.H. bersama Bhabinkamtibmas Desa Betang Nalong, personel Yonif TP 924/Uria Mapas, perangkat Desa Betang Nalong, relawan, dan masyarakat setelah menerima laporan adanya titik api di wilayah tersebut.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, titik api berada di kawasan perbatasan Desa Betang Nalong dengan Desa Pulau Padang, Kecamatan Patangkep Tutui. Lokasi kebakaran berjarak sekitar 30 kilometer dari Polres Barito Timur dengan waktu tempuh kurang lebih 1 jam melalui jalur darat.
Operasi penanganan melibatkan 10 personel Polri, 9 personel TNI, 13 warga, dan 5 relawan, dengan dukungan 15 unit kendaraan roda dua, 2 unit kendaraan roda empat, serta unit mobil pemadam milik Yonif TP 924/Uria Mapas.
Setibanya di lokasi, personel gabungan bersama masyarakat langsung bergerak melakukan pemadaman untuk mencegah api meluas ke kawasan sekitar. Proses pemadaman berlangsung sekitar tiga jam, hingga kobaran api yang membakar lahan seluas kurang lebih 5 hektare berhasil dikendalikan. Lahan yang terbakar diketahui merupakan kawasan hutan kebun tebas milik warga atas nama Sdr. Keyento.
Tidak hanya melakukan pemadaman, personel gabungan juga melaksanakan patroli dan pemantauan di sekitar lokasi kebakaran guna memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Meskipun api telah berhasil dipadamkan, masih ditemukan beberapa titik yang mengeluarkan kepulan asap sehingga pengawasan terus dilakukan sebagai langkah antisipasi.
Kapolsek Patangkep Tutui IPDA Bambang Wahyudi, S.H. menyampaikan bahwa kecepatan respons serta sinergi antara Polri, TNI, pemerintah desa, relawan, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.(Joe)










