SUKAMARA – Memberikan jaminan perlindungan penuh terhadap kelestarian kualitas air sungai serta mengantisipasi terjadinya pengrusakan habitat biota perairan akibat penumpukan limbah domestik, Sat Polairud Polres Sukamara memperketat pengawasan. Langkah preventif dilaksanakan melalui tindakan melaksanakan kegiatan sambang dialogis guna jaga ekosistem larangan membuang sampah di sungai, Selasa (26/05/2026).
Aparat polairud menggunakan sarana kapal patroli dinas bergerak menyusuri koridor tepian sungai guna menyambangi pemukiman terapung serta pangkalan dermaga tradisional warga harian. Kehadiran polisi perairan berseragam dinas lengkap di lapangan ini difokuskan untuk mengedukasi warga pesisir mengenai bahaya besar pembuangan sampah plastik atau sisa zat kimiawi rumah tangga ke aliran air mengalir.
Kapolres Sukamara AKBP Abdian Berkat Ndraha, S.I.K., S.H., M.H. melalui Kasat Polairud Polres Sukamara menerangkan bahwa penyampaian edukasi kebersihan alur air merupakan instrumen penting kamseltibmas perairan. “Kami suarakan kampanye larangan membuang sampah di sungai ini secara dialogis agar masyarakat memahami dampak buruk pencemaran lingkungan yang dapat merusak kelestarian sumber daya perairan darat,” terangnya.
Dalam komunikasi interaktif tersebut, petugas mengajak segenap lapisan rukun tetangga pesisir untuk ikut berperan aktif mengelola limbah rumah tangga pada tempat pembuangan sampah kering di daratan. Warga diajak bersinergi merawat kebersihan sungai serta dihimbau proaktif saling mengingatkan sesama tetangga agar tidak mencemari rute air yang menjadi jalur transportasi harian publik.
Sembari merampungkan kegiatan pembinaan perairan, petugas menyampaikan imbauan keselamatan lalu lintas darat kamseltibcarlantas kepada pengendara sepeda motor yang singgah di sekitar pelataran dermaga. Pengendara motor diminta selalu mematuhi rambu keselamatan jalan raya, wajib mengenakan helm SNI, tertib berkendara di lajur kiri jalan poros, serta dilarang keras melawan arus. (Hms)






