Guna mengantisipasi dampak pasca kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), personel Satuan Lalu Lintas Polres Barito Timur melaksanakan patroli dan monitoring ketersediaan serta harga BBM di sejumlah SPBU dan Pertashop yang berada di wilayah hukum Polres Barito Timur, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah pengawasan terhadap distribusi dan penyaluran BBM bersubsidi maupun non subsidi agar tetap berjalan aman, tertib dan tepat sasaran di tengah masyarakat.
Patroli dan monitoring dilaksanakan oleh personel Satlantas Polres Bartim yakni AIPDA Patma Indera, AIPDA Ade C., BRIGPOL M. Azmi Aziz dan BRIPDA Tonjem dengan menyambangi sejumlah titik SPBU dan Pertashop di wilayah Kabupaten Barito Timur.
Selain melakukan pengecekan stok dan harga BBM, personel juga memberikan himbauan humanis kepada masyarakat agar tetap tertib saat melakukan pengisian BBM serta tidak melakukan pembelian berlebihan yang dapat memicu antrean maupun kelangkaan bahan bakar.
Kasat Lantas AKP Asri Putra Bahari mengatakan bahwa kegiatan monitoring tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan BBM di wilayah Barito Timur tetap aman serta mengantisipasi potensi penyalahgunaan distribusi BBM.
“Monitoring ini kami lakukan untuk menginventarisir ketersediaan dan harga BBM baik di SPBU maupun Pertashop, sekaligus memastikan penyaluran BBM bersubsidi berjalan sesuai aturan dan tidak disalahgunakan,” ujarnya.
Dari hasil monitoring di SPBU Longkang, diketahui stok Pertamax tersedia sebanyak 8.000 liter dengan harga Rp12.600 per liter dan Pertalite tersedia 8.000 liter dengan harga Rp10.000 per liter. Sementara untuk Biosolar, Pertamina Dex dan Pertamax Turbo terpantau nihil.
Selanjutnya, di Pertashop Desa Jaweten tersedia stok Pertamax sebanyak 2.800 liter dengan harga Rp12.600 per liter, sedangkan Dexlite dalam kondisi nihil.
Kemudian di Pertashop Desa Dorong, stok Pertamax terpantau nihil, sedangkan Dexlite tersedia sebanyak 584 liter dengan harga Rp26.600 per liter.
Sementara itu, hasil monitoring di Pertashop Serapat menunjukkan stok Pertamax maupun Dexlite sama-sama dalam kondisi kosong atau nihil.
Kasat Lantas menambahkan bahwa kegiatan patroli dan monitoring akan terus dilakukan secara berkala guna mengawasi penyaluran BBM di wilayah hukum Polres Bartim serta mencegah terjadinya penimbunan maupun penyalahgunaan bahan bakar.
“Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan bijak dalam membeli BBM serta segera melaporkan apabila menemukan adanya dugaan penyalahgunaan distribusi BBM di lapangan,” tambahnya.
Selama kegiatan patroli dan monitoring berlangsung, situasi di seluruh lokasi terpantau aman, tertib dan kondusif.(Joe)












