Gunung Mas – Akselerasi program ketahanan pangan yang menjadi pilar utama dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia terus diperkuat di tingkat daerah. Kali ini, jajaran Polsek Manuhing, Polres Gunung Mas, melakukan langkah nyata dengan menginisiasi penanaman jagung hibrida skala besar di Desa Belawan Mulia, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 WIB, dipusatkan di lahan Kelompok Tani (Poktan) Sumber Barokah milik Saudara Rojikin. Langkah ini diambil sebagai bentuk sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah desa, dan masyarakat petani dalam menjaga stabilitas pangan di wilayah Kabupaten Gunung Mas.
Kapolsek Manuhing, Iptu Teguh Triyono, S.H., M.M., hadir langsung memimpin personelnya untuk turun ke sawah. Tidak hanya memantau, para personel kepolisian turut bahu-membahu bersama warga memasukkan benih ke dalam tanah, menciptakan suasana kebersamaan yang kental antara Polri dan rakyat.
Dalam kesempatan tersebut, Iptu Teguh Triyono yang hadir mewakili Kapolres Gunung Mas, AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Polri berkomitmen penuh menjadi motor penggerak kesuksesan program swasembada pangan nasional di tingkat akar rumput.
“Kegiatan ini merupakan pengejawantahan dari instruksi Bapak Kapolres Gunung Mas untuk mendukung penuh program Asta Cita Presiden RI. Kami ingin memastikan bahwa setiap jengkal lahan produktif di wilayah hukum Polsek Manuhing dapat memberikan kontribusi nyata,” ujar Iptu Teguh Triyono.
Lahan yang digarap dalam ketahanan pangan Kuartal II ini mencakup luas kurang lebih 4 hektar. Pemilihan lokasi di Desa Belawan Mulia dianggap strategis mengingat potensi tanah dan semangat gotong royong anggota Poktan Sumber Barokah yang sangat tinggi.
Untuk memastikan hasil panen yang maksimal, jenis bibit yang digunakan adalah Hibrida F1 Super BISI 99. Bibit unggul ini dipilih karena daya tahannya yang kuat terhadap hama serta potensi produktivitasnya yang tinggi, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi para petani lokal.
Iptu Teguh menambahkan bahwa kehadiran Polri di tengah petani bukan sekadar seremonial. Pihaknya akan terus melakukan pendampingan melalui Bhabinkamtibmas untuk memantau perkembangan tanaman hingga masa panen tiba, guna mengantisipasi kendala teknis di lapangan.
Kepala Desa Belawan Mulia beserta tokoh masyarakat setempat menyambut antusias inisiatif ini. Mereka menilai, keterlibatan aktif personel kepolisian memberikan motivasi tambahan bagi petani untuk mengelola lahan lebih serius dan profesional demi mendukung kedaulatan pangan daerah.
Melalui sinergi lintas sektoral ini, Polres Gunung Mas berharap Kabupaten Gunung Mas dapat menjadi salah satu lumbung pangan di Kalimantan Tengah. Kegiatan yang berakhir pada pukul 10.00 WIB ini berjalan dengan aman, lancar, dan penuh optimisme akan masa depan ketahanan pangan Indonesia yang lebih mandiri. (sp)












