Pontianak — sinarraya.co.id Sebanyak 48 jurnalis dari 14 kabupaten/kota di Kalimantan Barat antusias mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar di Pendopo Gubernur Kalbar, Jumat dan Sabtu, 19–20 September 2025.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Lembaga Uji Kompetensi Wartawan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.
UKW ini bertujuan untuk mengukur sekaligus meningkatkan kompetensi jurnalis di wilayah Bumi Borneo.
Dengan mengusung tema “Turut Menguatkan PWI dengan Uji Kompetensi dan Profesionalitas”, kegiatan ini dihadiri sejumlah tokoh penting dari dunia pers, seperti Direktur UKW PWI Pusat Aat Surya Safaat, Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang, serta perwakilan dari Polda Kalbar yang diwakili Kasubbidpenmas AKBP Prinanto.
Salah satu peserta, M Tasya, jurnalis asal Sanggau, menunjukkan semangat luar biasa dengan menempuh perjalanan sejauh 200 kilometer menggunakan sepeda motor selama enam jam.
“Saya menemukan orang-orang dan wawasan baru di sini,” ujarnya dengan senyum optimistis, menandakan semangatnya untuk terus belajar.
Direktur UKW PWI Pusat Aat Surya Safaat menekankan pentingnya pelaksanaan UKW sebagai agenda berkelanjutan untuk menjaga dan meningkatkan kualitas jurnalistik di Indonesia.
“Kegiatan UKW ini merupakan salah satu program untuk mengukur dan meningkatkan kompetensi wartawan. Maka acara ini akan kita selenggarakan secara rutin setiap tahun,” tegasnya.
Plt Ketua PWI Kalbar, Wawan Suwandi, juga mengapresiasi tingginya antusiasme peserta dan menilai hal ini sebagai bukti nyata komitmen insan pers Kalbar terhadap profesionalisme.
“Kesuksesan acara ini adalah hasil kolaborasi banyak pihak. Ini menunjukkan bahwa insan pers di Kalbar memiliki komitmen kuat untuk terus meningkatkan kualitasnya,” katanya.
AKBP Prinanto dari Polda Kalbar turut menyampaikan dukungan penuh atas kegiatan ini.
“Saya ucapkan selamat mengikuti UKW kepada rekan-rekan jurnalis. Semoga lancar dan semua bisa lulus. Jurnalis yang kompeten akan menghasilkan pemberitaan yang aktual, faktual, dan terpercaya,” ujarnya.
Ia menambahkan, media memiliki peran penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, dan hal itu hanya bisa tercapai jika didukung oleh jurnalis yang profesional dan berintegritas.
Melalui pelaksanaan UKW ini, diharapkan profesi wartawan semakin dihargai sebagai salah satu pilar utama demokrasi, sekaligus menjadi fondasi dalam membangun ekosistem informasi yang sehat dan berimbang di tengah masyarakat.(*/zainul irwansyah)




