Stop Illegal Fishing! Sat Polairud Polres Sukamara Imbau Warga Tidak Menyetrum Ikan

SUKAMARA – Guna menjaga populasi ikan dan kelestarian hayati di perairan Kabupaten Sukamara, Sat Polairud Polres Sukamara melaksanakan patroli pengawasan intensif di sepanjang jalur sungai Jelai. Langkah tegas ini dilakukan untuk menyosialisasikan larangan keras terhadap praktik illegal fishing, khususnya penggunaan alat setrum ikan maupun racun kimia yang dapat merusak ekosistem dan mematikan benih-benih ikan hingga ke dasar sungai, Senin (04/05/2026) Pagi.

Petugas menyambangi kelompok nelayan yang sedang merapikan alat tangkap mereka guna memberikan edukasi mengenai ancaman sanksi pidana bagi siapa pun yang melanggar Undang-Undang Perikanan. Personel menekankan bahwa penggunaan alat setrum tidak hanya membunuh ikan besar, tetapi juga menghancurkan ekosistem pendukungnya, yang dalam jangka panjang akan mengakibatkan berkurangnya hasil tangkapan nelayan tradisional dan merugikan ekonomi kerakyatan di sektor perikanan.

Kapolres Sukamara AKBP Abdian Berkat Ndraha, S.I.K., S.H., M.H. melalui Kasat Polairud Polres Sukamara AKP Muhammad Sakir, S.Sos. menyampaikan bahwa perlindungan terhadap sumber daya hayati sungai adalah prioritas utama kepolisian perairan. Beliau mengimbau agar masyarakat nelayan menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan seperti jaring atau pancing, serta meminta warga untuk tidak tergiur dengan hasil instan namun merusak kelangsungan hidup biota sungai Jelai.

Informasi mengenai Layanan Call Centre 110 turut disebarluaskan personel sebagai sarana pelaporan yang aman bagi masyarakat yang mengetahui adanya aktifitas penyetruman ikan. Kasat Polairud memaparkan bahwa fasilitas 110 disiapkan agar warga dapat berpartisipasi menjaga keamanan perairan secara aktif, di mana setiap laporan mengenai tindakan illegal fishing akan segera ditindaklanjuti dengan tindakan hukum yang sangat tegas demi memberikan efek jera.

Situasi di wilayah perairan DAS Jelai hingga siang hari terpantau sangat stabil dengan mobilitas nelayan yang tertib mengikuti imbauan petugas di lapangan. Para nelayan menyatakan kesiapan mereka untuk membantu polisi dalam mengawasi sungai dari pelaku penyetruman ikan yang meresahkan. Sat Polairud Polres Sukamara berkomitmen untuk terus memperketat pengawasan di sepanjang aliran sungai guna menjamin masa depan kelestarian hayati perairan. (HMS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *