Tribratanews.kalteng.polri.go.id – Polres Barito Utara – Memasuki suasana Jumat siang (10/04/2026), jajaran Polsek Gunung Purei memanfaatkan waktu setelah pelaksanaan ibadah rutin untuk memberikan sosialisasi anti hoaks kepada tokoh agama dan jamaah. Langkah ini diambil guna memperkuat ketahanan sosial masyarakat terhadap gempuran informasi yang mengandung unsur kebencian atau provokasi sara yang seringkali sengaja disebarkan oleh oknum tidak bertanggung jawab melalui kanal media sosial digital di wilayah pedesaan.
Kapolsek Gunung Purei, Ipda Hermendi, S.I.P., menyampaikan bahwa menjaga kedamaian wilayah dimulai dari kejujuran dalam menyampaikan informasi serta keberanian untuk menolak setiap berita yang berpotensi memecah belah persatuan. Beliau mengajak para jamaah untuk menjadi pendingin suasana jika terdapat isu miring yang berkembang di lingkungannya, dengan cara memberikan klarifikasi yang menyejukkan berdasarkan fakta yang valid tanpa harus ikut terbawa emosi oleh narasi hoaks yang provokatif tersebut.
Dalam kesempatan dialogis tersebut, Ipda Hermendi, S.I.P. menjelaskan bahwa fitnah digital memiliki dampak yang jauh lebih merusak dibandingkan fitnah lisan karena jangkauannya yang sangat luas dan sulit untuk dihapus sepenuhnya. Petugas menekankan pentingnya budaya tabayyun atau cek ricek sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai religius dalam kehidupan bermasyarakat di era modern, agar setiap warga Kecamatan Gunung Purei tidak terjebak dalam perbuatan dosa akibat menyebarkan kebohongan yang merugikan orang lain.
Beliau juga mengingatkan bahwa Polsek Gunung Purei selalu terbuka untuk menjadi tempat konsultasi bagi warga yang meragukan kebenaran sebuah informasi keamanan yang beredar luas di tengah masyarakat. Kapolsek Ipda Hermendi, S.I.P. menegaskan bahwa sinergi antara kepolisian dan tokoh agama adalah kunci utama dalam membentengi umat dari pengaruh negatif hoaks radikalisme, sehingga stabilitas kamtibmas di wilayah Barito Utara tetap terjaga dengan sangat baik dan penuh rasa toleransi antar sesama.
Rangkaian kegiatan sosialisasi siang ini diakhiri dengan pembagian jadwal waktu salat yang di dalamnya tercantum imbauan untuk melawan hoaks demi kerukunan bersama seluruh warga desa di kecamatan. Ipda Hermendi, S.I.P. berkomitmen akan terus konsisten menjalankan tugas sebagai pelindung dan pengayom masyarakat melalui edukasi yang humanis guna mewujudkan ruang siber yang bersih, damai, dan selalu mendatangkan manfaat positif bagi kesejahteraan lahir batin seluruh rakyat.




