Satpolairud Polres Kapuas Bersama Instansi Terkait Laksanakan Ramp Check Kapal Penyeberangan

Kapuas – Dalam rangka meningkatkan keselamatan transportasi air di wilayah Kabupaten Kapuas, Satpolairud Polres Kapuas bersama instansi terkait melaksanakan kegiatan inspeksi atau ramp check terhadap kapal ferry penyeberangan, Selasa (10/03/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB hingga 11.00 WIB tersebut dilaksanakan di sejumlah titik penyeberangan di wilayah Kabupaten Kapuas berdasarkan Surat KSOP Nomor: AL.202/57/KSOP.PP/2026 tentang Inspeksi Transportasi Sungai, Danau dan Penyeberangan.

Kegiatan ini melibatkan beberapa instansi yaitu Satpolairud Polres Kapuas, KSOP Kelas IV Pulang Pisau, Dinas Perhubungan Kabupaten Kapuas, serta TNI AL Kuala Kapuas.

Kasatpolairud Polres Kapuas IPTU M. Fauzie Nor menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kapal penyeberangan yang beroperasi telah memenuhi standar keselamatan pelayaran.

“Ramp check ini dilakukan untuk mengawasi kelengkapan administrasi kapal, memeriksa alat keselamatan pelayaran, serta memastikan kondisi fisik kapal dan kapasitas muatan sesuai ketentuan, sehingga dapat meminimalisir potensi kecelakaan di perairan,” ujarnya.

Adapun sasaran pemeriksaan meliputi beberapa lokasi penyeberangan di wilayah Kabupaten Kapuas antara lain Penyeberangan Ujung Murung, Penyeberangan Jalan Mawar, Penyeberangan Jalan Kapuas, Penyeberangan Panamas, serta Penyeberangan Mandomai.

Dalam kegiatan tersebut petugas melakukan pemeriksaan dokumen kapal seperti surat kapal dan sertifikat keselamatan, pengecekan alat keselamatan berupa life jacket, life buoy, alat pemadam kebakaran, serta alat navigasi kapal. Selain itu dilakukan pula pemeriksaan kondisi fisik kapal dan kelengkapan administrasi awak kapal.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, secara umum kapal ferry penyeberangan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Kapuas berada dalam kondisi cukup baik dan memenuhi standar keselamatan. Meski demikian, petugas tetap memberikan imbauan kepada nahkoda dan operator kapal agar selalu mengutamakan keselamatan penumpang, tidak melebihi kapasitas muatan, serta memastikan seluruh peralatan keselamatan selalu tersedia dan siap digunakan.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran operator kapal dan awak kapal terhadap pentingnya keselamatan pelayaran sekaligus memperkuat sinergitas antar instansi dalam pengawasan transportasi perairan.

Selama kegiatan berlangsung situasi berjalan dengan aman dan kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *