SUKABUMI – sinarraya.co.id Upaya
menciptakan generasi emas yang cinta tanah air dan menghargai asal-usulnya kini mendapat sokongan nyata dari Sukabumi. Tepat pada Senin 2 Februari, Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Godang Periok resmi melakukan launching perdana di Desa Tegal Panjang, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi.
Peresmian ini menandai dimulainya komitmen jangka panjang dalam mendukung ketahanan pangan dan gizi masyarakat setempat. Sebagai langkah awal, Dapur MBG Godang Periok menyajikan menu Nasi Liwet khas Jawa Barat. Pemilihan menu ini bukan tanpa alasan, selain kaya akan cita rasa lokal, hal ini juga bertujuan memperkuat rasa cinta masyarakat terhadap warisan kuliner asal-usulnya.
Tidak hanya menyasar masyarakat umum, pada hari peresmiannya, Dapur MBG ini langsung tancap gas memberikan pelayanan gizi kepada kelompok prioritas, mulai dari ibu hamil, ibu menyusui, hingga balita.
“Kami berharap dapur ini selalu memberikan pelayanan yang terbaik. Kami sangat terbuka dan siap menerima masukan demi perbaikan serta pengembangan ke depannya,” ujar Andri Zulkarnain, selaku perwakilan mitra dan yayasan dalam sambutannya.
Operasional dapur ini didukung penuh oleh semangat gotong royong. Tercatat, sebanyak 39 relawan telah bergabung dan aktif beroperasi di Dapur MBG Godang Periok untuk memastikan distribusi makanan berjalan lancar dan higienis.
Senada dengan hal tersebut, Kepala SPPG Godang Periok, Mohammad Reyhan Dhia, menegaskan bahwa kehadiran fasilitas ini diharapkan menjadi motor penggerak kesehatan di wilayah Desa Tegal Panjang dan sekitarnya.
Dengan manajemen yang solid dan dukungan relawan yang mumpuni, Dapur MBG Godang Periok optimis mampu mencetak generasi yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme yang kuat. (*/zainul irwansyah)












