SAMPIT – Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KP) Mentaya terus berupaya menjaring minat generasi muda untuk bergabung menjadi anggota Korps Bhayangkara. Kali ini, sosialisasi dilakukan dengan menyasar pusat keramaian di kawasan Objek Wisata Ikon Jelawat, Sampit, pada Jumat (27/2/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai pukul 10.30 WIB ini bertujuan untuk memberikan informasi yang transparan dan akurat mengenai Penerimaan Polri Terpadu Tahun Anggaran 2026.
Dipilihnya Ikon Jelawat sebagai lokasi sosialisasi bukan tanpa alasan. Sebagai pusat berkumpulnya masyarakat dan wisatawan lokal, tempat ini dinilai efektif untuk menjangkau pemuda-pemudi potensial serta para orang tua.
“Kami ingin memastikan informasi mengenai penerimaan Polri sampai langsung ke tengah masyarakat. Kami mengedepankan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis),” ujar salah satu personel Polsek KP. Mentaya di lokasi.
Dalam giat tersebut, petugas menyampaikan beberapa poin penting kepada pengunjung, antara lain, Jalur Penerimaan Mencakup Akpol, Bintara, dan Tamtama.
Persyaratan Umum, Terkait usia, tinggi badan, kesehatan, dan latar belakang pendidikan.
Tanpa Biaya, Menegaskan bahwa seluruh proses seleksi masuk Polri tidak dipungut biaya sepeser pun (gratis).
Masyarakat dan para remaja yang sedang berkunjung tampak antusias bertanya mengenai mekanisme pendaftaran daring (online) serta persiapan fisik yang diperlukan.
Pesan Kepada Masyarakat
Kapolsek KP. Mentaya berharap melalui sosialisasi ini, animo masyarakat di wilayah hukumnya untuk mendaftar menjadi anggota Polri semakin meningkat. Masyarakat juga diimbau untuk tidak percaya pada oknum atau calo yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang.
Kegiatan berakhir pada siang hari dalam situasi yang aman dan kondusif. Bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut, disarankan untuk memantau situs resmi rekrutmen Polri atau datang langsung ke Mapolres terdekat.
