TAMIANG LAYANG – Upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus digencarkan jajaran Polres Barito Timur. Personel Polsek Benua Lima bersama masyarakat melaksanakan patroli malam untuk memantau kawasan yang berpotensi terjadi Karhutla sekaligus mengajak warga berperan aktif menjaga lingkungan, Sabtu (3/10/2026).
Patroli yang dilaksanakan mulai pukul 22.24 WIB tersebut menggunakan tiga unit sepeda motor dengan melibatkan Aipda Body Satria, Bripda Rustendi dan Bripda Wahyu Ramadhan. Rute patroli dimulai dari Mako Polsek Benua Lima menuju Dinas Perhubungan Kelurahan Taniran, Kecamatan Benua Lima, kemudian dilanjutkan ke Desa Kandris dan kembali ke Mako Polsek Benua Lima.
Dalam kegiatan tersebut, personel bersama warga melakukan observasi terhadap kondisi lingkungan hutan dan lahan yang berpotensi mengalami kebakaran. Kehadiran masyarakat dalam kegiatan patroli menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian bersama terhadap pencegahan Karhutla.
Selain pemantauan, personel juga melakukan dialogis dengan masyarakat untuk menyampaikan imbauan agar tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan untuk berkebun. Warga diberikan pemahaman mengenai bahaya pembakaran yang dapat memicu meluasnya kebakaran serta dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat.
Kapolsek Benua Lima Polres Barito Timur IPDA Ichvan Herianto, S.H., M.M., mengatakan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan bersama antara kepolisian dan masyarakat.
“Patroli ini merupakan langkah preventif untuk memastikan tidak ada aktivitas pembakaran maupun titik api di wilayah yang menjadi sasaran. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak membuka lahan dengan cara membakar,” ujar Kapolsek.
Dalam kesempatan tersebut, personel juga menyosialisasikan Maklumat Kapolda Kalimantan Tengah mengenai larangan dan sanksi terhadap pembakaran hutan dan lahan. Masyarakat diingatkan agar memahami ketentuan yang berlaku serta tidak melakukan pembakaran yang dapat menimbulkan Karhutla.
Personel turut menyampaikan layanan Call Center Kepolisian 110 kepada warga. Masyarakat diminta segera melaporkan kepada kepolisian apabila melihat atau mengetahui adanya titik api maupun kebakaran hutan dan lahan sehingga dapat dilakukan penanganan sedini mungkin.
Kapolsek menambahkan, sinergi antara kepolisian dan masyarakat sangat penting dalam mendeteksi potensi Karhutla sejak dini. Dengan patroli secara rutin dan kepedulian warga, potensi munculnya titik api dapat segera diketahui dan dicegah agar tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.
Dari hasil patroli, personel memastikan tidak ditemukan titik api maupun kegiatan pembakaran hutan dan lahan di sepanjang rute yang dilalui. Kegiatan berlangsung aman dan lancar sebagai bagian dari komitmen Polsek Benua Lima dalam menjaga wilayah hukum Polres Barito Timur tetap aman dan bebas dari ancaman Karhutla. (Joe)












