**Barito Timur** – Personel Bhabinkamtibmas Desa Didi melaksanakan kegiatan monitoring terhadap kondisi jembatan Sungai Sirau yang mengalami kerusakan dan berpotensi membahayakan pengguna jalan di wilayah Desa Didi, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Jumat (13/3/2026).
Kegiatan monitoring tersebut dilakukan oleh **BRIGPOL Noverlin** selaku Bhabinkamtibmas Desa Didi di Jalan Negara RT 01 Desa Didi. Dalam kegiatan itu turut hadir Kepala Desa Didi **Sdri. Yonsipur** bersama masyarakat setempat untuk melihat langsung kondisi jembatan yang menjadi akses utama warga.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, jembatan kayu yang melintasi Sungai Sirau tersebut mengalami kerusakan pada bagian lantai sisi kiri yang patah. Akibat kerusakan tersebut, jembatan tidak lagi dapat dilintasi oleh kendaraan berat atau kendaraan roda enam (R6).
Jembatan tersebut diketahui merupakan satu-satunya akses jalan negara yang digunakan masyarakat Desa Didi apabila hendak menuju Kecamatan Awang, sehingga kerusakan ini cukup berdampak terhadap mobilitas warga.
Sebelumnya, pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Barito Timur telah memasang **traffic cone** serta papan imbauan sebagai tanda peringatan kepada pengguna jalan terkait kondisi jembatan yang rusak. Namun tingginya aktivitas kendaraan yang masih melintasi jembatan tersebut menyebabkan tingkat kerusakan semakin bertambah.
Kepala Desa Didi, Sdri. Yonsipur, juga telah melakukan koordinasi dengan Dinas PUPR Kabupaten Barito Timur terkait perbaikan jembatan tersebut. Pihak PUPR merespon dengan rencana perbaikan, namun saat ini masih terkendala ketersediaan material kayu yang diperlukan untuk memperbaiki jembatan berbahan kayu ulin tersebut.
Menurut Kepala Desa, salah satu faktor utama yang menyebabkan kerusakan jembatan adalah tingginya aktivitas kendaraan angkutan batu serta aktivitas pertambangan yang melintasi jembatan, sehingga menurunkan daya tahan konstruksi hingga akhirnya mengalami patah pada bagian lantai.
Sementara itu, munculnya berbagai komentar dan sentimen negatif dari masyarakat di media sosial terkait lambatnya proses perbaikan jembatan turut menjadi perhatian. Meski pemerintah desa telah memberikan penjelasan mengenai kendala yang ada, masih terdapat sebagian masyarakat yang merasa belum puas dengan kondisi tersebut.
Kapolsek Dusun Timur **IPDA Sulkhan Sururi, S.E.** menyampaikan bahwa pihak kepolisian melalui Bhabinkamtibmas terus melakukan monitoring serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan situasi tetap aman dan masyarakat mendapatkan informasi yang jelas mengenai kondisi jembatan tersebut.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintas di sekitar jembatan serta mematuhi rambu dan imbauan yang telah dipasang demi keselamatan bersama. Kepolisian juga terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait agar penanganan kerusakan jembatan dapat segera dilakukan,” ujar Kapolsek.
Selama kegiatan monitoring berlangsung, situasi di lokasi tetap aman dan kondusif hingga kegiatan selesai.(Joe)


