Barito Timur – Upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan oleh jajaran kepolisian melalui pendekatan dialogis di tengah masyarakat. Personel Bhabinkamtibmas Desa Didi, Brigpol Noverlin, melaksanakan kegiatan mediasi dan pemantauan terkait keluhan warga mengenai genangan air dari jalan houling Ex Pertamina yang diduga mencemari sumur warga, Jumat (13/3/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Ex Pertamina RT.03 Desa Didi, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur. Pertemuan ini dihadiri oleh Kepala Desa Didi Sdri. Yon Sipur, Bhabinkamtibmas Desa Didi Brigpol Noverlin, Humas PT. TEI Sdr. Ariano, serta perwakilan masyarakat Desa Didi.
Dalam pertemuan tersebut disampaikan bahwa warga yang tinggal di RT.03 Desa Didi telah lama mengeluhkan masuknya aliran genangan air dari jalan houling Ex Pertamina ke area pemukiman. Kondisi ini diperparah karena posisi sumur warga berada lebih rendah dari badan jalan houling, sehingga saat hujan turun, air mengalir menuju sumur masyarakat dan menyebabkan air tidak lagi layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
Akibat kondisi tersebut, sedikitnya 10 Kepala Keluarga terdampak karena terdapat empat sumur warga yang selama ini menjadi sumber air utama. Pencemaran tersebut dinilai merugikan masyarakat karena air sumur tidak dapat lagi dikonsumsi maupun digunakan untuk kebutuhan rumah tangga.
Masyarakat juga menyampaikan bahwa keluhan tersebut sebenarnya telah beberapa kali disampaikan kepada pihak perusahaan melalui humas maupun manajemen, namun hingga kini belum ada tindak lanjut yang memadai. Hal tersebut memicu rencana sebagian warga untuk menutup akses jalan houling yang melintasi depan rumah mereka sebagai bentuk protes.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Didi Sdri. Yon Sipur langsung berinisiatif menghubungi pihak perusahaan yang menggunakan jalur Ex Pertamina agar segera menindaklanjuti keluhan masyarakat dan mencari solusi terbaik bagi semua pihak.
Dalam kesempatan tersebut, Brigpol Noverlin selaku Bhabinkamtibmas memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap menjaga situasi yang aman dan tidak melakukan penutupan jalan secara sepihak. Ia mengajak warga untuk mengedepankan komunikasi dan musyawarah dengan pihak perusahaan sehingga permasalahan dapat diselesaikan secara baik tanpa menimbulkan gangguan keamanan.
Sementara itu, salah satu warga Desa Didi, Sdri. Ayu, berharap agar pihak perusahaan dapat memberikan perhatian serius terhadap permasalahan tersebut. Ia menyampaikan bahwa air sumur merupakan kebutuhan utama bagi masyarakat setempat, sehingga pencemaran tersebut sangat berdampak terhadap kehidupan sehari-hari warga.
Menanggapi aspirasi masyarakat, Humas PT. TEI Sdr. Ariano menyatakan akan menyampaikan keluhan tersebut kepada pihak manajemen perusahaan agar segera dilakukan penanganan dan solusi yang tepat bagi masyarakat Desa Didi.
Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif hingga pertemuan selesai.
Kapolsek Dusun Timur, IPDA Sulkhan Sururi, S.E., menjelaskan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat merupakan bentuk pelayanan kepolisian dalam menyerap aspirasi warga serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
“Melalui kehadiran Bhabinkamtibmas, kami berupaya menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pihak terkait sehingga setiap permasalahan dapat diselesaikan secara musyawarah tanpa menimbulkan konflik,” ujar Kapolsek.(Joe)
