SAMPIT – Gelombang arus balik pasca-lebaran di Pelabuhan Sampit mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Personel Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (Polsek KP) Mentaya melakukan pengamanan ketat terhadap kedatangan dua kapal penumpang asal Semarang yang bersandar di dermaga pada Kamis (9/4/2026).
Kegiatan pengamanan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek KP Mentaya, Ipda Ahmad Zaenal, guna memastikan proses debarkasi (penurunan penumpang) berjalan aman, tertib, dan lancar.
Terdapat dua armada kapal besar yang sandar di Pelabuhan Sampit dalam waktu yang berdekatan.
yang pertama KM. Dharma Rucitra VI (PT Dharma Lautan Utama) sandar pada pukul 11.15 WIB jumlah Penumpang: 523 jiwa.
Kapal yang kedua KM. Lawit (PT Pelni) sandar pukul 13.15 WIB jumlah penumpang: 1.396 jiwa.
Kapolsek KP Mentaya, Ipda Ahmad Zaenal, menyatakan bahwa pengamanan ini merupakan bagian dari operasi pelayanan prima kepolisian untuk memberikan rasa nyaman kepada masyarakat yang baru saja menempuh perjalanan laut.
“Kami hadir untuk memastikan situasi di terminal penumpang tetap kondusif. Dengan total hampir dua ribu penumpang yang turun hari ini, fokus kami adalah mencegah terjadinya tindak kriminalitas seperti pencopetan, serta membantu kelancaran arus lalu lintas di sekitar area pelabuhan,” ujar Ipda Ahmad Zaenal.
Beliau juga menambahkan bahwa petugas di lapangan tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga memberikan imbauan kepada para penumpang agar selalu memperhatikan barang bawaan dan tetap waspada hingga sampai ke tujuan akhir masing-masing.
Sampai dengan saat ini, situasi di kawasan Pelabuhan Mentaya dilaporkan aman dan terkendali. Koordinasi antara pihak kepolisian, KSOP, dan operator kapal terus diperkuat mengingat puncak arus balik diprediksi masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.
