Polres Seruyan, 22 Februari 2026 – Menyikapi potensi bencana hidrometeorologi di wilayahnya, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Seruyan Tengah gencar melaksanakan kegiatan mitigasi bencana banjir. Pada hari Minggu, 22 Februari 2026, sejak pukul 09.30 WIB hingga selesai, personel Polsek Seruyan Tengah turun ke lapangan untuk melakukan pemantauan dan edukasi kepada masyarakat.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Seruyan Tengah, IPDA Martono, S.M., ini menyasar sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Seruyan Tengah. Langkah ini diambil sebagai upaya deteksi dini dan pencegahan terhadap risiko banjir yang kerap melanda wilayah pemukiman di bantaran sungai.
Dalam pelaksanaannya, terdapat tiga agenda utama yang dijalankan. Pertama, monitoring ketinggian air di sepanjang DAS Seruyan Tengah untuk memastikan kondisi terkini. Kedua, sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat yang dikoordinasikan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kecamatan. Ketiga, kegiatan preventif berupa aksi bersih-bersih yang dilakukan bersama warga.
Dari hasil monitoring yang dilakukan, tim mengonfirmasi bahwa hingga hari Minggu sore, tinggi permukaan air di DAS Seruyan Tengah masih dalam kondisi normal. Beruntung, tidak ada desa yang terendam banjir atau dilaporkan mengalami dampak genangan (Nihil). Meski demikian, petugas mengidentifikasi sejumlah desa yang berada di pinggiran DAS Seruyan Tengah sebagai wilayah dengan risiko tinggi terendam jika terjadi peningkatan debit air secara signifikan.
“Alhamdulillah, kondisi air saat ini masih normal dan belum ada desa yang terendam. Namun kita tidak boleh lengah. Kami bersama BPBD terus melakukan pemetaan desa-desa yang berisiko tinggi, terutama yang berada di bantaran sungai, agar kita bisa lebih siap siaga,” ujar IPDA Martono.
Kegiatan preventif juga mendapat sambutan positif dari warga. Aksi kerja bakti pembersihan selokan, anak sungai, dan saluran air lainnya berhasil dilaksanakan. Hal ini diharapkan dapat menurunkan risiko banjir akibat tersumbatnya aliran air saat hujan deras melanda. Selain itu, edukasi mengenai tindakan pencegahan dan antisipasi kesiapan menghadapi banjir juga berjalan dengan lancar.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, Polsek Seruyan Tengah telah menyusun sejumlah rencana aksi (RTL), antara lain:
Melaksanakan pemantauan ketinggian permukaan DAS Seruyan secara berkala;
Mengintensifkan sosialisasi dan edukasi antisipasi bencana banjir;
Meningkatkan komunikasi sistem peringatan dini bencana banjir;
Melakukan pendataan lokasi-lokasi rawan bencana banjir serta titik-titik aman untuk evakuasi masyarakat terdampak.
Dengan langkah-langkah preventif ini, diharapkan kesiapsiagaan masyarakat dan aparat dalam menghadapi potensi bencana banjir dapat terus ditingkatkan, sehingga risiko korban jiwa maupun kerugian materi dapat diminimalisir.












