Kamis pagi, 25 September 2025, langit di Dusun Tengah tampak biasa saja. Tapi di balik itu, satelit NASA – SNPP sudah lebih dulu mengirim “tanda bahaya”: ada titik api di Desa Sumber Garunggung. Polisi Polsek Dusun Tengah Polres Barito Timur pun langsung bergerak, tiga orang personel berangkat dengan motor trail menuju lokasi.

Perjalanan bukan main—65 menit menempuh jalan berbatu, tanah merah, dan tanjakan bukit. Peluh bercucuran, debu menempel, tapi semangat tidak kendor. Begitu sampai, ternyata benar: ada lahan sekitar setengah hektar yang terbakar, diduga sengaja dibuka oleh warga dengan cara membakar.
Tanpa banyak basa-basi, polisi segera bertindak. Api yang masih tersisa dipadamkan hingga tuntas, memastikan bara tidak menjalar ke lahan lain. Setelah itu, mereka juga mengajak pemerintah Kecamatan Paku dan kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) untuk bersinergi menjaga agar kejadian serupa tak terulang.
Hasilnya? Api padam, lahan aman, warga pun bisa kembali tenang. Dari pengalaman ini, satu hal yang jelas: membakar lahan memang cara cepat, tapi risikonya bisa jauh lebih besar dari yang dibayangkan.(Joe)








