Awang, 20 September 2025 – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Polsek Awang Polres Bartim Polda Kalteng, menggelar kegiatan sosialisasi yang bertempat di Desa Wungkur Nanakan, Kecamatan Awang, Kabupaten Bartim. Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan kondusif, melibatkan warga desa setempat sebagai peserta utama.

Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Sabtu ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang bahaya Karhutla dan pentingnya menjaga lingkungan. Dalam kesempatan tersebut, petugas dari Polsek Awang menyampaikan arahan secara lisan kepada warga desa mengenai tindakan yang harus dihindari serta langkah-langkah pencegahan agar kebakaran hutan dan lahan tidak terjadi.
Selain itu, petugas memberikan himbauan tegas agar masyarakat tidak membuka lahan pertanian dengan cara membakar. Dijelaskan bahwa kegiatan membakar lahan dapat menyebabkan kebakaran besar yang berujung pada bencana kabut asap yang merugikan kesehatan dan kelestarian lingkungan. Warga diingatkan untuk selalu menjaga lingkungan, hutan, dan udara bersih demi masa depan generasi selanjutnya.
Dalam sosialisasi tersebut, juga ditegaskan bahwa membakar hutan dan lahan merupakan tindakan yang melanggar hukum, dan dapat dikenai sanksi pidana penjara selama 10 tahun serta denda sebesar Rp10 miliar. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk melaporkan segera jika mengetahui adanya aktivitas pembakaran hutan atau lahan ke Polsek atau Polres terdekat, atau melalui nomor call center 110.
Sebagai penutup kegiatan, petugas dari Polsek Awang melakukan foto bersama seluruh peserta sebagai bentuk kebersamaan dan komitmen bersama dalam mencegah Karhutla. Mereka juga membentangkan spanduk bertuliskan “Stop Membakar Hutan dan Lahan” sebagai simbol dukungan terhadap upaya konservasi dan pelestarian lingkungan.
Kegiatan sosialisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dan mendorong partisipasi aktif dalam menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. Hingga akhir pelaksanaan, semua rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan kondusif, menunjukkan adanya sinergi yang baik antara aparat keamanan dan masyarakat setempat.(Joe)
