*TAMIANG LAYANG** – Menindaklanjuti informasi titik panas (hotspot) berdasarkan pemantauan satelit NASA melalui aplikasi Sipongi+, personel Polsek Dusun Timur, Polres Barito Timur, Polda Kalimantan Tengah, melaksanakan pengecekan lapangan (ground check) di wilayah Desa Jaar, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Minggu (8/11/2026) pukul 09.30 WIB.
Kegiatan ini merupakan langkah cepat kepolisian dalam memastikan kondisi aktual lokasi yang terindikasi hotspot sekaligus mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) agar tidak meluas.
Ground check dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Jaar, Briptu Deden Safrudin, dengan menggunakan satu unit kendaraan roda dua. Lokasi yang diperiksa berjarak sekitar 17 kilometer dari Mako Polsek Dusun Timur dengan waktu tempuh kurang lebih 30 menit.
Berdasarkan data pemantauan satelit, terdapat satu titik hotspot yang menjadi sasaran pengecekan di wilayah Kecamatan Dusun Timur. Dari hasil pemeriksaan langsung di lapangan, petugas menemukan bekas lahan yang terbakar pada areal milik masyarakat berupa lahan pepohonan dan semak belukar.
Namun, saat dilakukan pengecekan, petugas tidak menemukan adanya api yang masih menyala di lokasi tersebut. Sementara itu, identitas pemilik lahan hingga pelaksanaan ground check belum diketahui.
**Kapolsek Dusun Timur IPTU Saiful Fazrianoor, S.H.**, menyampaikan bahwa kegiatan ground check merupakan bagian dari upaya deteksi dini dan respons cepat Polri terhadap informasi hotspot yang terpantau melalui satelit.
Menurutnya, setiap informasi titik panas perlu ditindaklanjuti dengan pemeriksaan langsung untuk mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan, sehingga potensi kebakaran dapat segera diantisipasi.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran saat membuka atau membersihkan lahan. Warga diminta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun kepulan asap yang berpotensi menimbulkan Karhutla.
Polsek Dusun Timur akan terus meningkatkan pemantauan dan koordinasi dengan masyarakat serta pihak terkait guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah hukumnya.
**STOP MEMBAKAR HUTAN DAN LAHAN!** Pencegahan Karhutla membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh elemen masyarakat.
Selama kegiatan ground check berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan api yang masih menyala di lokasi bekas lahan terbakar.
Catatan verifikasi sebelum publikasi: Dalam laporan terdapat perbedaan penyebutan lokasi, yaitu Desa Jaar pada bagian lokasi, sedangkan Desa Magantis pada uraian hotspot. Naskah menggunakan Desa Jaar mengikuti bagian lokasi, tetapi sebaiknya dipastikan kembali berdasarkan koordinat dan laporan petugas agar tidak terjadi kekeliruan pemberitaan. (Joe)





