TAMIANG LAYANG – Polsek Pematang Karau Polres Barito Timur bersama pihak perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat bergerak melakukan pengecekan serta penanganan titik panas (hotspot) kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Desa Bambulung, Kecamatan Pematang Karau, Selasa (3/11/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut merupakan tindak lanjut dari data titik hotspot berdasarkan pemantauan satelit NASA melalui aplikasi Sipongi+. Lokasi berada pada lahan milik warga bernama Sandak yang berbatasan dengan area PT BKI, berjarak sekitar 19 kilometer dari Mako Polsek Pematang Karau dengan waktu tempuh kurang lebih 22 menit.
Dalam kegiatan tersebut, tiga personel Polri bersinergi dengan lima orang perwakilan PT BKI, satu orang perangkat pemerintah desa, serta empat orang masyarakat. Tim menuju lokasi menggunakan enam unit kendaraan roda dua, satu unit kendaraan roda enam, satu unit mesin alkon, dan dua unit sprayer.
Berdasarkan hasil groundcheck, titik hotspot berada pada koordinat longitude -1.72114 dan latitude 115.01364. Luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai satu hektare, meliputi lahan gambut, semak belukar, dan pepohonan kering.
Saat petugas tiba di lokasi, api sudah dalam keadaan padam, namun masih ditemukan kepulan asap dari area lahan gambut yang terbakar. Untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali api, tim melakukan upaya pendinginan di titik kebakaran.
Selain penanganan di lokasi, petugas juga memberikan imbauan kepada pemilik lahan dan regu pemadam kebakaran PT BKI agar terus melakukan pemantauan. Langkah tersebut diperlukan supaya apabila api kembali menyala, penanganan dapat segera dilakukan sebelum kebakaran meluas.
Kapolsek Pematang Karau IPDA Rikardo Hutahaean, S.H. menyampaikan bahwa pengecekan dan pendinginan merupakan langkah penting untuk memastikan titik hotspot benar-benar terkendali. Menurutnya, meskipun api telah padam, kepulan asap pada lahan gambut tetap perlu diwaspadai karena masih berpotensi menimbulkan titik api baru.
Kapolsek juga mengapresiasi sinergi antara personel Polri, pihak PT BKI, pemerintah desa, dan masyarakat dalam penanganan Karhutla. Ia mengingatkan seluruh pihak agar tidak lengah dan terus memantau kondisi lokasi sampai dipastikan tidak ada lagi potensi kebakaran.
Melalui kegiatan ini, Polsek Pematang Karau menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat dalam penanggulangan Karhutla, sekaligus mendorong kepedulian bersama untuk menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
POLRI HADIR DI TENGAH MASYARAKAT – BERSAMA CEGAH DAN TANGGULANGI KARHUTLA. (Joe)












