TAMIANG LAYANG – Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif selama pelaksanaan ibadah Minggu, Satuan Samapta Polres Barito Timur melaksanakan Patroli Kota Presisi dengan menyasar sejumlah rumah ibadah di wilayah Tamiang Layang, Kecamatan Dusun Timur, Minggu (1/11/2026) pagi.
Patroli yang berlangsung pukul 08.30 hingga 10.00 WIB tersebut dilaksanakan oleh BRIPDA Yuda A. dan BRIPDA Doni M.C. dengan menggunakan satu unit kendaraan patroli R4 Isuzu D’Max Nomor Polisi 1032-35.
Adapun rute patroli meliputi Jalan A. Yani, Jalan Pelita, dan Jalan Nansarunai. Dalam kegiatan tersebut, personel melakukan observasi di tiga rumah ibadah, yakni Gereja GKE Palanungkai di Jalan A. Yani, Gereja GKE Yakhin di Jalan Pelita, serta Gereja Katolik Santo Mikhael di Jalan Nansarunai.
Selain memantau situasi lingkungan gereja, petugas juga melakukan dialog dengan masyarakat dan menyampaikan imbauan agar tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan, termasuk aksi terorisme, intoleransi, radikalisme, dan vandalisme. Masyarakat juga diingatkan untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian melalui Call Center 110 apabila menemukan hal mencurigakan atau mengalami gangguan keamanan selama kegiatan ibadah berlangsung.
Kasat Samapta Polres Barito Timur AKP Kuslan, S.H., M.M. menyampaikan bahwa patroli ke rumah ibadah merupakan bentuk kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat yang sedang menjalankan kegiatan keagamaan.
“Patroli ini kami laksanakan untuk memastikan lingkungan rumah ibadah tetap aman dan kondusif. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk saling menghormati, menjaga toleransi antarumat beragama, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap segala bentuk potensi gangguan keamanan. Apabila membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi Call Center 110,” jelasnya.
Melalui Patroli Kota Presisi, Sat Samapta Polres Barito Timur terus berupaya menjaga stabilitas Kamtibmas sekaligus memperkuat rasa aman dan toleransi antarumat beragama. Selama pemantauan di ketiga gereja tersebut, situasi terpantau aman, kondusif, dan terkendali sehingga pelaksanaan ibadah dapat berlangsung dengan tenang. (Joe)








