**TAMIANG LAYANG** – Mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Satuan Samapta Polres Barito Timur mengintensifkan patroli pencegahan di kawasan hutan, lahan perkebunan, dan lingkungan masyarakat yang berpotensi terjadi kebakaran, Sabtu (24/10/2026).
Patroli yang dilaksanakan pukul 13.00 hingga 15.00 WIB tersebut melibatkan Brigpol Irawan Gunarno, Briptu R. Wildana Afandi, dan Bripda M. Wahyudinoor. Dengan menggunakan satu unit kendaraan patroli R4 Isuzu D’Max bernomor polisi 1032-35, personel menyusuri Desa Matabu, Kelurahan Tamiang Layang, Kecamatan Dusun Timur, serta Jalan Padat Karya, Kelurahan Taniran, Kecamatan Benua Lima, Kabupaten Barito Timur.
Dalam kegiatan tersebut, personel melakukan observasi lingkungan hutan dan lahan untuk memastikan situasi tetap aman serta mengantisipasi munculnya titik api yang dapat memicu kebakaran. Petugas juga memberikan imbauan kepada warga agar tidak melakukan pembakaran saat membuka atau membersihkan lahan perkebunan.
Selain itu, masyarakat disosialisasikan mengenai layanan Call Center Polri 110 sebagai sarana untuk melaporkan kejadian yang membutuhkan kehadiran atau penanganan kepolisian, termasuk apabila menemukan indikasi kebakaran hutan dan lahan.
Kasat Samapta Polres Barito Timur, AKP Kuslan, S.H., M.M., menyampaikan bahwa patroli tersebut merupakan langkah preventif untuk mencegah terjadinya Karhutla sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar ikut menjaga lingkungan. Kehadiran personel di kawasan rawan diharapkan dapat memperkuat kewaspadaan dan mendorong masyarakat segera melaporkan apabila menemukan potensi kebakaran.
Berdasarkan hasil pemantauan di Desa Matabu dan Jalan Padat Karya, situasi lingkungan hutan, lahan, dan masyarakat terpantau aman, kondusif, serta terkendali.
Polres Barito Timur melalui Satsamapta mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah Karhutla dengan tidak membakar lahan, menjaga lingkungan sekitar, dan segera melaporkan apabila menemukan titik api. **Mencegah lebih baik daripada memadamkan—kepedulian bersama menjadi kunci menjaga Barito Timur tetap aman dari ancaman Karhutla.** (Joe)












