Aspirasi Massa Ditindaklanjuti, Ria Norsan Pastikan Persoalan BBM dan Listrik Ditindaklanjuti

Norsan dan Krisantus Temui Mahasiswa di Depan DPRD Kalbar: Dialog Terbuka Selesai Damai Jelang Maghrib

 

PONTIANAK – sinarraya.co.id Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, memastikan persoalan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan pasokan listrik yang menjadi perhatian masyarakat telah ditindaklanjuti Pemerintah Provinsi Kalbar. Hal itu disampaikannya saat menemui massa aksi di Gedung DPRD Provinsi Kalbar, Jumat (23/10/2026).

Ria Norsan mengatakan, pemerintah provinsi telah memanggil pihak Pertamina dan PLN untuk membahas persoalan tersebut. Pertemuan itu dilakukan pada Rabu (21/10/2026) sebagai langkah untuk mendorong penyelesaian kendala yang berkaitan dengan ketersediaan BBM dan layanan listrik.

“Kemarin hari Rabu saya sudah memanggil Pertamina dan PLN. Sudah saya tindaklanjuti, untuk BBM sudah kita panggil semua, dan insyaallah mereka akan menyelesaikan masalah BBM dan listrik,” ujar Ria Norsan.

Ia menjelaskan, pemanggilan kedua pihak tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut pemerintah terhadap persoalan yang disampaikan masyarakat. Melalui koordinasi langsung dengan Pertamina dan PLN, pemerintah berharap berbagai kendala yang terjadi dapat segera ditangani sesuai kewenangan masing-masing pihak.

Persoalan BBM dan listrik menjadi hal penting karena berkaitan langsung dengan aktivitas masyarakat, kelancaran kegiatan usaha, serta kebutuhan pelayanan publik. Karena itu, penyelesaian masalah tersebut membutuhkan koordinasi dan tindak lanjut dari pihak terkait.

Dalam pertemuannya dengan massa aksi, Ria Norsan menyampaikan bahwa persoalan BBM dan listrik tidak berhenti pada pembahasan, tetapi telah dibawa ke tingkat koordinasi dengan pihak yang bertanggung jawab terhadap penyediaan energi.

Pemerintah Provinsi Kalbar berharap hasil koordinasi tersebut dapat segera ditindaklanjuti dengan langkah konkret, sehingga kebutuhan BBM masyarakat dapat terpenuhi dan pelayanan listrik semakin baik.

Ria Norsan juga berharap pihak terkait dapat menjalankan komitmen penyelesaian yang telah dibahas. Dengan komunikasi dan koordinasi yang berkelanjutan, persoalan yang dirasakan masyarakat diharapkan dapat ditangani secara bertahap.(*/zainul irwansyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *