*HARI KELIMA PENCARIAN PEREMPUAN HILANG DI BARITO TIMUR, POLISI, TNI DAN RELAWAN SISIR KEBUN KARET HINGGA ALIRAN SUNGAI*

BARITO TIMUR – Upaya pencarian terhadap Risnawati (52), warga Desa Simpang Naneng, Kecamatan Karusen Janang, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, terus dilakukan. Memasuki hari kelima pada Selasa (20/10/2026), personel Polsubsektor Paku, Polsek Dusun Tengah, bersama personel Yonif Uria Mapas, pemerintah desa, relawan, dan masyarakat setempat kembali melaksanakan penyisiran di sejumlah lokasi yang berpotensi menjadi tempat keberadaan korban.

Pencarian berlangsung mulai pukul 11.00 WIB hingga 17.00 WIB dengan menyasar kawasan kebun karet, lahan milik warga, hutan, semak belukar, hingga aliran sungai di sekitar Desa Simpang Naneng. Dua personel Polsubsektor Paku yang terlibat dalam kegiatan tersebut yakni Aiptu Vinno Valentino dan Briptu Mino Kristianto, bersama unsur TNI, Kepala Desa Simpang Naneng, relawan Posko Karusen Janang, serta warga yang turut membantu proses pencarian.

Berdasarkan kronologi yang dilaporkan, Risnawati diketahui tidak berada di rumah ketika ayahnya, Ranes, pulang pada Jumat (16/10/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Setelah mengetahui korban tidak berada di rumah, pihak keluarga melakukan pencarian secara mandiri di sekitar Desa Simpang Naneng, tetapi belum berhasil menemukan keberadaannya. Sejak saat itu, upaya pencarian terus dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur terkait.

Dalam pencarian hari kelima, tim gabungan melakukan penyisiran secara menyeluruh di area perkebunan dan lahan warga, termasuk kawasan hutan, semak belukar, serta sungai. Medan pencarian yang beragam menjadi tantangan tersendiri bagi personel dan relawan dalam menelusuri kemungkinan lokasi keberadaan korban.

Risnawati diketahui berusia 52 tahun dengan pendidikan terakhir kelas II SMP. Saat terakhir diketahui tidak berada di rumah, korban mengenakan baju berwarna biru dan celana pendek. Berdasarkan informasi keluarga dalam laporan, korban juga memiliki kondisi kesehatan yang perlu diperhatikan, yakni terkadang mengalami gejala kejang atau pingsan serta kehilangan ingatan. Informasi tersebut menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan oleh tim selama proses pencarian berlangsung.

Kapolsek Dusun Tengah, IPTU Stefanus Rantealo, S.H., M.M., melalui laporan yang disampaikan jajarannya, menegaskan bahwa upaya pencarian terus dilakukan bersama unsur terkait dan masyarakat untuk menemukan korban. Sinergi antara kepolisian, TNI, pemerintah desa, relawan, dan warga menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan pencarian di wilayah yang diduga berpotensi menjadi lokasi keberadaan korban.

Hingga pukul 17.00 WIB pada Selasa (20/10/2026), Risnawati masih belum ditemukan. Tim gabungan terus berupaya melakukan pencarian dan perkembangan lebih lanjut akan dilaporkan sesuai hasil kegiatan di lapangan.

Pihak keluarga dan masyarakat diharapkan segera menyampaikan informasi kepada aparat setempat apabila mengetahui atau menemukan petunjuk mengenai keberadaan Risnawati. Dukungan dan kepedulian bersama sangat diharapkan agar proses pencarian dapat berjalan maksimal dan korban segera ditemukan.(Joe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *