Polsek Jelai Sambang Dialogis Pagi Hari, Ajak Warga Aktif Menjaga Keamanan dan Ketertiban Lingkungan

SUKAMARA – Polsek Jelai melaksanakan kegiatan sambang dialogis pada pagi hari untuk mempererat hubungan kemitraan dengan masyarakat serta memperkuat upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Jelai. Melalui komunikasi secara langsung, personel berupaya menyerap informasi mengenai kondisi lingkungan, mendengarkan masukan warga, dan mengajak masyarakat berperan aktif dalam mencegah potensi gangguan keamanan, Selasa (13/10/2026) pagi.

 

Kegiatan sambang dilakukan dengan mengedepankan pendekatan yang terbuka dan humanis agar masyarakat merasa nyaman ketika berkomunikasi dengan anggota kepolisian. Personel memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengetahui perkembangan situasi di lingkungan warga sekaligus mendorong masyarakat agar tidak ragu menyampaikan informasi apabila terdapat persoalan yang dapat memengaruhi ketenteraman dan keamanan bersama.

 

Dalam dialog tersebut, personel menyampaikan imbauan agar warga menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, dan menghindari tindakan yang berpotensi menimbulkan perselisihan. Masyarakat juga diingatkan untuk tidak terlibat dalam perbuatan melanggar hukum, tidak menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya, serta segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila menemukan hal mencurigakan atau potensi gangguan kamtibmas.

 

Kapolres Sukamara AKBP Fajar Virgantara Sjarifuddin, S.I.K. melalui Kapolsek Jelai IPDA Widodo menyampaikan bahwa sambang dialogis merupakan bentuk pelayanan kepolisian yang mengutamakan kedekatan, komunikasi, dan kerja sama dengan masyarakat. Ia mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta memanfaatkan Call Center Polri 110 apabila membutuhkan bantuan atau ingin menyampaikan laporan terkait gangguan keamanan dan ketertiban.

 

Melalui kegiatan ini, Polsek Jelai terus mendorong terbentuknya kemitraan yang kuat antara kepolisian dan masyarakat sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis. Warga diharapkan semakin peduli terhadap kondisi sekitarnya serta segera menyampaikan informasi yang diperlukan untuk mencegah gangguan sejak dini. Kepedulian tersebut juga mencakup perlindungan lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan serta melaporkan potensi karhutla kepada pihak berwenang. (HMS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *