Polsek Kapuas Timur Cek Titik Hotspot di Desa Anjir Serapat Barat, Lakukan Pembasahan untuk Cegah Karhutla Meluas

‎KAPUAS – Personel Polsek Kapuas Timur melaksanakan pengecekan titik hotspot sekaligus upaya penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Desa Anjir Serapat Barat, Kecamatan Kapuas Timur, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Rabu (07/10/2026).
‎
‎Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dilakukan sebagai langkah deteksi dini dan pencegahan terhadap potensi meluasnya Karhutla di wilayah Kecamatan Kapuas Timur.
‎
‎Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 3 personel Polri diterjunkan ke lokasi. Personel bergerak menggunakan kendaraan roda dua menuju titik koordinat hotspot yang berada di -3.122961, 114.424861.
‎
‎Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, lokasi merupakan lahan terbuka dengan kondisi vegetasi berupa rerumputan dan lahan kering. Petugas menemukan adanya asap di sekitar area lahan yang diduga berasal dari titik hotspot.
‎
‎Untuk mencegah munculnya api dan meluasnya kebakaran, personel kemudian melakukan pemantauan arah asap serta melaksanakan upaya pemadaman dan pembasahan menggunakan 1 unit alat pompa solo beserta peralatan yang tersedia.
‎
‎Lahan yang dilakukan upaya pembasahan diperkirakan mencapai kurang lebih 2 hektare.
‎
‎Dalam pelaksanaan kegiatan, petugas juga melakukan koordinasi dengan perangkat Desa Anjir Serapat Barat terkait keberadaan titik hotspot serta kondisi di lapangan. Pemantauan dilakukan secara berkala untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api.
‎
‎Kapolsek Kapuas Timur IPTU Debiantho, S.H., M.H. melalui personelnya menegaskan bahwa kegiatan pengecekan hotspot dan pembasahan tersebut merupakan bagian dari upaya deteksi dini serta pencegahan Karhutla agar tidak berkembang dan meluas.
‎
‎“Pengecekan dilakukan sebagai langkah deteksi dini terhadap titik hotspot. Petugas melakukan pemantauan kondisi lahan, pembasahan area yang terdampak, serta koordinasi dengan pihak terkait untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api,” demikian disampaikan dalam laporan kegiatan.
‎
‎Dalam penanganan di lapangan, petugas menghadapi sejumlah kendala, di antaranya keterbatasan sumber air di sekitar lokasi serta akses menuju titik hotspot yang cukup sulit. Kondisi tersebut menyebabkan kendaraan pemadam berukuran besar tidak dapat menjangkau seluruh area.
‎
‎Meski demikian, personel tetap melaksanakan upaya pembasahan dengan sarana yang tersedia dan melakukan pemantauan terhadap lokasi guna memastikan kondisi tetap terkendali.
‎
‎Polsek Kapuas Timur juga akan terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait apabila diperlukan penanganan lebih lanjut terhadap titik hotspot tersebut.
‎
‎Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polsek Kapuas Timur dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla sekaligus menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan di wilayah hukum Polsek Kapuas Timur.
‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *