Bantu Ringankan Beban Warga dan Tekan Inflasi, Polres Barito Utara Gelar Gerakan Pangan Murah di Kelurahan Jingah

Muara Teweh – Dalam upaya nyata menjaga stabilitas harga bahan pokok serta membantu perekonomian masyarakat, Polres Barito Utara bekerja sama dengan Perum Bulog Kantor Cabang Barito Utara menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) penyaluran Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Kegiatan penuh kehangatan ini berlangsung di Kelurahan Jingah, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, Jumat (25/09/2026) pagi.

Dipimpin oleh jajaran Satuan Binmas Polres Barito Utara beserta Bhabinkamtibmas setempat, program ini disambut antusias oleh ratusan warga. Sebanyak 710 kg atau 142 sak beras SPHP berkualitas berhasil disalurkan langsung kepada sekitar 120 warga Kelurahan Jingah dan sekitarnya dengan harga terjangkau, yaitu Rp57.000 per kemasan 5 kg.

Kapolres Barito Utara, AKBP Irnanda Oktora, S.I.K., M.I.K melalui Kasubsipenmas Sihumas Polres Barito Utara, Iptu Novendra W.P menyampaikan bahwa aksi sosial melalui Gerakan Pangan Murah ini merupakan wujud sinergitas dan kepedulian Polri bersama Bulog dalam mendukung program pemerintah terkait swasembada pangan serta pengendalian laju inflasi daerah.

“Gerakan Pangan Murah ini dihadirkan Polres Barito Utara untuk mempermudah akses masyarakat kalangan menengah ke bawah dalam mendapatkan bahan pangan pokok dengan harga terjangkau. Langkah ini juga menjadi salah satu instrumen preventif kami untuk menekan lonjakan harga pangan di wilayah Barito Utara,” ujar kasubsipenmas.

Lebih lanjut, kasubsipenmas menegaskan bahwa Polres Barito Utara menargetkan penyaluran beras murah hingga mencapai 66 ton (66.062 kg) yang akan disebarkan secara bertahap ke seluruh wilayah kecamatan di Kabupaten Barito Utara.

Selain mendistribusikan beras murah, personel Sat Binmas Polres Barito Utara di lapangan juga memanfaatkan momen interaksi tersebut untuk menyampaikan himbauan kamtibmas, mensosialisasikan layanan Call Center 110 gratis, serta mengedukasi warga agar bersama-sama mencegah pembakaran hutan dan lahan (Karhutla) demi menjaga kelestarian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *