*TAMIANG LAYANG** – Upaya pencegahan dan penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus dilakukan jajaran Polres Barito Timur. Personel Bhabinkamtibmas Polsek Dusun Timur bersama unsur TNI, BPBD, Damkar, relawan dan masyarakat melaksanakan groundcheck sekaligus pemantauan lahan yang sebelumnya terbakar di Desa Pulau Patai, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Selasa (15/9/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan setelah Bhabinkamtibmas Desa Pulau Patai menerima informasi dari masyarakat sekitar pukul 13.24 WIB mengenai adanya kebakaran lahan milik warga bernama Sarmadi. Mendapat informasi tersebut, personel segera bergerak ke lokasi untuk melakukan pengecekan kondisi lapangan serta memastikan api tidak kembali membesar dan menjalar ke kawasan lain.
Berdasarkan hasil pengecekan, lahan yang terbakar diperkirakan seluas kurang lebih satu hektare. Kondisi lahan berupa hutan dengan vegetasi daun kering, lahan gambut, rawa serta semak belukar sehingga memiliki potensi api kembali muncul apabila masih terdapat bara yang belum sepenuhnya padam.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 4 personel Polri, termasuk 1 Bhabinkamtibmas, bersinergi dengan 7 personel TNI, 6 personel BPBD, 4 personel Damkar, 4 relawan serta 19 warga. Tim didukung 4 unit kendaraan roda dua, 3 unit kendaraan roda empat dan 4 unit sprayer untuk mendukung proses penanganan serta pemantauan di sekitar lokasi.
Personel bersama seluruh unsur terkait melakukan pemeriksaan di titik lokasi kebakaran dan patroli di sekitar lahan. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya antisipasi terhadap kemungkinan munculnya kembali titik api, khususnya pada kawasan dengan karakteristik tanah gambut dan semak belukar yang relatif mudah terbakar.
Kapolsek Dusun Timur **IPDA Sulkhan Sururi, S.E.**, mengatakan kegiatan groundcheck merupakan bagian dari respons cepat kepolisian terhadap setiap informasi masyarakat terkait Karhutla.
“Setiap informasi dari masyarakat kami tindak lanjuti dengan pengecekan langsung ke lapangan. Personel bersama TNI, BPBD, Damkar, relawan dan masyarakat terus melakukan pemantauan agar api benar-benar padam dan tidak kembali menjalar,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya asap maupun titik api. Menurutnya, sinergi antara aparat dan masyarakat sangat penting dalam mencegah meluasnya Karhutla, terlebih pada kawasan lahan gambut.
“Peran masyarakat sangat penting. Jangan ragu untuk segera melaporkan apabila melihat adanya kebakaran atau kepulan asap. Semakin cepat informasi diterima, semakin cepat pula penanganan dapat dilakukan,” tambahnya.
Jajaran Polres Barito Timur menegaskan komitmennya untuk terus melakukan patroli, groundcheck, pemantauan dan penanganan Karhutla secara terpadu bersama seluruh unsur terkait. Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga lahan dan lingkungan tetap aman serta mencegah kebakaran meluas yang dapat berdampak terhadap masyarakat dan ekosistem. (Joe)








