*Respons Cepat Laporan Warga, Kapolsek Dusun Timur dan Kasat Samapta Groundcheck Karhutla di Pulau Patai**

**TAMIANG LAYANG** – Menindaklanjuti informasi masyarakat terkait kebakaran lahan, **Kapolsek Dusun Timur IPDA Sulkhan Sururi, S.E. bersama Kasat Samapta Polres Barito Timur AKP Kuslan, S.H., M.M.** turun langsung melakukan groundcheck di Desa Pulau Patai RT 01, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Senin (14/9/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai pukul **14.10 WIB hingga selesai** setelah Bhabinkamtibmas Desa Pulau Patai menerima informasi dari warga mengenai adanya kebakaran lahan milik **Tuti Purwanto dan Hari Wahyudi**. Personel kemudian bergerak menuju lokasi untuk memastikan kondisi kebakaran sekaligus melakukan langkah penanganan dan pencegahan agar api tidak kembali meluas.

Dalam kegiatan tersebut, terlibat **24 personel Polri termasuk satu Bhabinkamtibmas, 4 personel BPBD, 4 personel Damkar serta 12 warga masyarakat**. Penanganan di lapangan didukung delapan unit kendaraan roda dua, tiga unit kendaraan roda empat serta dua alat penyemprot air.

Berdasarkan hasil pengecekan, lahan yang terbakar diperkirakan mencapai **±2 hektare**. Vegetasi yang terbakar berupa daun-daun kering, semak belukar serta lahan gambut rawa. Kondisi tanah gambut menjadi perhatian khusus karena api berpotensi muncul kembali apabila masih terdapat bara atau titik panas di bawah permukaan.

Setelah melakukan pengecekan terhadap lokasi, personel melaksanakan patroli di sekitar area yang terbakar. Pemantauan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk memastikan tidak terdapat kembali titik api maupun bara yang berpotensi menyebabkan kebakaran susulan.

**Kapolsek Dusun Timur IPDA Sulkhan Sururi, S.E.**, mengatakan bahwa pihaknya bersama personel Samapta dan unsur terkait bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat. Menurutnya, informasi dari warga sangat membantu kepolisian dalam mendeteksi dan menangani potensi Karhutla sejak dini.

“Begitu menerima informasi dari masyarakat, personel langsung melakukan pengecekan ke lokasi. Kami bersama unsur terkait memastikan kondisi lahan dan melakukan pemantauan di sekitar area terbakar, terutama karena lokasi merupakan lahan gambut yang memiliki potensi api kembali muncul,” ujar IPDA Sulkhan.

Sementara itu, **Kasat Samapta Polres Barito Timur AKP Kuslan, S.H., M.M.**, menegaskan bahwa kehadiran personel di lokasi merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam mencegah meluasnya Karhutla sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Kami terus mendorong respons cepat terhadap setiap informasi masyarakat terkait Karhutla. Setelah api ditangani, pemantauan tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala. Sinergi antara Polri, BPBD, Damkar dan masyarakat sangat penting dalam penanggulangan Karhutla,” jelas AKP Kuslan.

Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan, terutama di kawasan yang memiliki vegetasi kering dan tanah gambut. Masyarakat diminta segera melaporkan apabila melihat kepulan asap atau titik api sehingga dapat ditindaklanjuti sedini mungkin.

Melalui groundcheck dan pemantauan berkelanjutan tersebut, jajaran Polres Barito Timur bersama unsur terkait terus berupaya memastikan kondisi lahan pascakebakaran tetap terkendali serta mencegah munculnya kembali api di wilayah Desa Pulau Patai.(Joe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *