*TAMIANG LAYANG** – Gerak cepat dan kolaborasi lintas unsur dilakukan Personel Polsubsektor Paku Polsek Dusun Tengah bersama Bhabinkamtibmas, karyawan PT KSL CAA Group dan warga dalam menangani peristiwa kebakaran lahan di wilayah Kecamatan Paku, Kabupaten Barito Timur, Senin (14/9/2026).
Kebakaran terjadi pada lahan milik warga Desa Luaw Jawuk yang berbatasan dengan kawasan perkebunan sawit milik PT KSL CAA Group. Mendapatkan informasi mengenai adanya kebakaran, personel Polsubsektor Paku bersama Bhabinkamtibmas Desa Tampa dan pihak perusahaan segera menuju lokasi untuk melakukan pengecekan serta penanganan.
Lokasi kebakaran berada di titik koordinat **Latitude -1.9059 dan Longitude 115.11285 E**, dengan jarak sekitar 4 kilometer dari Polsubsektor Paku Polsek Dusun Tengah. Tim menempuh perjalanan sekitar 15 menit menggunakan jalur darat hingga tiba di lokasi.
Setibanya di lokasi, personel bersama pihak PT KSL dan warga melakukan pengecekan terhadap area yang terbakar sekaligus memastikan tidak terdapat lagi api yang berpotensi menjalar ke kawasan sekitarnya. Berdasarkan hasil pengecekan, api telah berhasil dipadamkan dan selanjutnya dilakukan upaya pendinginan untuk memastikan kondisi lahan benar-benar aman.
Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai **±0,5 hektare**, berupa lahan yang ditumbuhi semak belukar kering serta berada di area perbatasan antara lahan warga Desa Luaw Jawuk dan perkebunan sawit PT KSL CAA Group. Dalam penanganan tersebut, sebanyak 3 personel Polri, 8 karyawan PT KSL serta 1 warga terlibat, didukung kendaraan roda dua, roda empat dan roda enam.
Kapolsek Dusun Tengah **IPTU Stefanus Rantealo, S.H., M.M.** mengatakan, sinergi antara kepolisian, pihak perusahaan dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan karhutla sekaligus mencegah api meluas.
“Setiap informasi mengenai kebakaran harus segera ditindaklanjuti. Kami mengapresiasi keterlibatan pihak perusahaan dan masyarakat dalam membantu penanganan di lapangan. Setelah api padam, pendinginan tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada bara yang dapat memicu munculnya api kembali,” ujar IPTU Stefanus.
Selain melakukan penanganan, personel Polsubsektor Paku juga memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Warga diminta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan titik api maupun mengetahui adanya kebakaran hutan dan lahan.
“Pencegahan merupakan langkah utama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar,” tegasnya.
Berkat respons cepat dan kolaborasi seluruh pihak, kondisi di lokasi pascapenanganan terpantau **aman dan terkendali**. Polsek Dusun Tengah bersama jajaran akan terus meningkatkan pemantauan serta mengedepankan sinergi dengan masyarakat dan perusahaan dalam upaya mencegah dan menanggulangi karhutla di wilayah hukum Polsek Dusun Tengah.(Joe)












