*Api Karhutla Mendekati Permukiman, Kapolsek Dusun Tengah Pimpin Tim Gabungan Padamkan Kebakaran di Wuran**

*TAMIANG LAYANG** – Merespons laporan masyarakat terkait kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang mulai mendekati permukiman warga, Kapolsek Dusun Tengah Polres Barito Timur Polda Kalimantan Tengah, **IPTU Stefanus Rantealo, S.H., M.M.**, memimpin langsung penanggulangan Karhutla di wilayah Tran 200, Desa Wuran, Kecamatan Karusen Janang, Kabupaten Barito Timur, Sabtu (12/9/2026) malam.

Penanganan dilakukan mulai pukul 21.00 WIB dengan melibatkan tim gabungan yang terdiri dari 6 personel Polri, 10 personel TNI, 6 personel pemadam kebakaran, 10 personel Posko Kabupaten serta 15 orang Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Wuran. Tim gabungan bergerak ke lokasi setelah menerima laporan masyarakat mengenai kobaran api yang berpotensi mengancam permukiman.

Setibanya di lokasi, tim melakukan pengecekan dan menemukan area terdampak kebakaran meliputi lahan gambut, kebun sawit, kebun karet, serta kawasan yang ditumbuhi rumput dan semak belukar. Sebagian lokasi juga berada di kawasan hutan, sementara kobaran api telah mendekati permukiman masyarakat sehingga diperlukan penanganan secara cepat dan terpadu.

Kapolsek Dusun Tengah **IPTU Stefanus Rantealo, S.H., M.M.**, mengatakan penanganan dilakukan dengan mengerahkan sarana pemadaman berupa mobil pemadam kebakaran dan mesin Alkon. Selain memadamkan kobaran api, personel gabungan juga melakukan penyekatan serta pembasahan pada area sekitar untuk mencegah api kembali menyala dan menjalar ke lokasi lainnya.

“Begitu menerima laporan dari masyarakat, kami bersama unsur terkait langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan. Prioritas kami adalah memadamkan api yang sudah mendekati permukiman dan melakukan pembasahan agar api tidak kembali menjalar,” ujar IPTU Stefanus.

Berkat kerja sama tim gabungan bersama masyarakat Desa Wuran, kobaran api yang mengarah ke permukiman berhasil dipadamkan sekitar pukul **23.10 WIB**. Meskipun demikian, petugas tetap melakukan pemantauan terhadap titik-titik yang masih berpotensi menimbulkan api kembali.

Dalam pelaksanaan pemadaman, petugas menghadapi kendala berupa keterbatasan sumber air serta kondisi medan yang menyebabkan selang pemadam kebakaran tidak dapat menjangkau titik api apabila berada cukup jauh dari akses kendaraan. Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan dalam mempercepat proses pemadaman di lapangan.

“Penanganan tidak berhenti setelah api berhasil dipadamkan. Kami akan terus melakukan pemantauan dan penanganan lanjutan terhadap titik api yang masih ditemukan serta berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk mencegah kebakaran kembali meluas,” tegas Kapolsek.

Polsek Dusun Tengah mengapresiasi peran TNI, petugas pemadam kebakaran, Posko Kabupaten, MPA serta masyarakat Desa Wuran yang bersama-sama turun ke lapangan. Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam upaya melindungi permukiman dan mencegah dampak Karhutla meluas di wilayah Kabupaten Barito Timur.(Joe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *