*TAMIANG LAYANG** – Seiring meningkatnya temuan titik panas atau hotspot di sejumlah wilayah, jajaran Polsek Dusun Tengah Polres Barito Timur semakin mengintensifkan langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Upaya tersebut dilakukan dengan memperkuat sosialisasi dan imbauan secara langsung kepada masyarakat agar tidak membuka hutan maupun lahan dengan cara membakar.
Salah satu kegiatan dilaksanakan pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB hingga selesai. Personel Polsek Dusun Tengah melalui Bripda Afrizal Wahyudi melaksanakan sosialisasi pencegahan Karhutla kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Raren Batuah, Kabupaten Barito Timur.
Dalam kegiatan tersebut, personel menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran dalam membuka maupun membersihkan lahan. Warga diberikan pemahaman mengenai bahaya yang dapat ditimbulkan apabila api tidak terkendali, termasuk potensi munculnya kabut asap dan pencemaran lingkungan.
Sosialisasi juga dilakukan dengan membentangkan spanduk bertuliskan **“STOP PEMBAKARAN HUTAN DAN LAHAN”**. Spanduk tersebut turut memuat pesan mengenai sanksi pidana bagi pihak yang dengan sengaja melakukan pembukaan hutan maupun lahan dengan cara membakar.
Kapolsek Dusun Tengah IPTU Stefanus Rantealo, S.H., M.M. mengatakan, peningkatan titik hotspot menjadi perhatian serius sehingga upaya pencegahan harus dilakukan secara lebih masif. Menurutnya, sosialisasi kepada masyarakat merupakan langkah penting untuk mencegah munculnya titik api baru.
“Ketika titik hotspot mulai meningkat, langkah pencegahan harus semakin kita perkuat. Personel kami terus turun ke masyarakat untuk memberikan pemahaman agar warga tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jangan sampai kebakaran baru kita tangani setelah api meluas,” ujar IPTU Stefanus.
Kapolsek menegaskan bahwa masyarakat perlu memahami bahwa pembakaran lahan memiliki risiko terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat. Api yang awalnya berasal dari aktivitas pembukaan lahan dapat dengan cepat menyebar apabila kondisi lingkungan dan cuaca mendukung.
Selain berdampak terhadap lingkungan, Karhutla juga dapat menimbulkan kabut asap yang mengganggu aktivitas masyarakat dan kualitas udara. Karena itu, pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama dengan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kondisi lingkungan di wilayah masing-masing.
IPTU Stefanus juga mengajak masyarakat untuk tidak menganggap remeh setiap aktivitas pembakaran. Warga diminta segera memberikan informasi kepada Kepolisian apabila mengetahui adanya pembakaran hutan maupun lahan atau menemukan titik api sehingga dapat segera dilakukan pengecekan dan penanganan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi bagian dari pencegahan Karhutla. Apabila melihat adanya titik api atau aktivitas pembakaran, segera laporkan kepada petugas. Informasi dari masyarakat sangat membantu dalam melakukan deteksi dan penanganan sejak dini,” tambahnya.
Menurut Kapolsek, sosialisasi akan terus dilakukan secara berkelanjutan dengan menyasar masyarakat di wilayah pedesaan maupun lokasi yang memiliki potensi terjadinya Karhutla. Bhabinkamtibmas dan personel Polsek diharapkan aktif membangun komunikasi dengan warga sekaligus menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas dan pencegahan Karhutla.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat Kecamatan Raren Batuah menerima sosialisasi dan imbauan yang disampaikan personel. Warga diharapkan memahami bahaya kebakaran hutan dan lahan serta berkomitmen untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Kapolsek menambahkan, pencegahan Karhutla membutuhkan sinergi antara Kepolisian, pemerintah, masyarakat dan seluruh unsur terkait. Dengan kepedulian bersama, potensi munculnya titik api baru dapat ditekan dan lingkungan tetap terjaga.
Kegiatan sosialisasi berlangsung aman, lancar dan kondusif. Polsek Dusun Tengah memastikan langkah preventif akan terus ditingkatkan sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla, terutama di tengah meningkatnya perhatian terhadap keberadaan titik hotspot di wilayah Kabupaten Barito Timur.
Melalui sosialisasi yang semakin masif, Polsek Dusun Tengah berharap kesadaran masyarakat semakin kuat sehingga pencegahan dapat dilakukan sebelum api muncul. **Stop pembakaran hutan dan lahan menjadi komitmen bersama untuk menjaga lingkungan, kesehatan masyarakat serta menciptakan wilayah Barito Timur yang aman dan bebas dari ancaman Karhutla.**(Joe)






